Saturday, 21 November 2009

Dear Doctor






Do you believe in Doctors?



Aku termasuk orang yang jarang ke dokter kalau nggak menderita sakit yang parah banget. Sakit nggak parah itu diantaranya sakit kepala biasa, migraine yang tidak berulang, flu biasa, batuk biasa, demam biasa dan lain-lainnya yang biasa-biasa :P Yang dibilang biasa itu artinya bukannya sering, melainkan sakit yang ketika mendera tubuh pun aku masih bisa mikir, masih bisa jalan sampai lari-lari tralalala trililili, yang bisa sembuh kalau obatnya bisa dikira-kira sendiri, atau yang langsung sembuh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Terus yang parah itu yang kayak gimana? hmmyea.. yang kira-kira bisa bikin aku nggak bisa bangun dari tempat tidur dan harus ngesot-ngesot untuk sampai ke pintu kamar :D *iya deng, ini sedikit hiperbola* heheheh. Lagipula, sakit yang paling membuatku menderita yang pernah terjadi padaku [cuma] menyangkut 2 (dua) bagian tubuhku, yaitu di situ dan di situ :) Jujur nih ya, aku memang payah untuk concern dengan kesehatanku sendiri. Makan sesukanya, tidur dan istirahat se-mood-nya, and I can't resist the urge to inject myself with caffeine everyday. Yes, Everyday! Errrr... yang satu ini ada alasannya. Selain uenak banget, bisa menahan rasa kantuk berlebihan, si kafein ini sebenarnya adalah salah satu ingredient yang terkandung dalam Cafergot (caffeine & ergotamina tartate) si obat migrain-ku :P *usaha pembelaan diri* Dan memang sepanjang seperempat abad lebih sedikit hidupku *tsahhh* aku belum pernah mengalami sakit yang amat parah hingga harus menginap di Rumah Sakit. Lucky me :) Kadang-kadang, karena kondisi nggak pernah sakit parah inilah yang kemudian bikin aku jarang ke Dokter. Apalagi sejak menjejakkan kaki lagi di bumi megapolitan, sibuk selalu jadi alasan yang menutupi malas, lalu semua penyakit cenderung dianggap "biasa-biasa" hingga orang menganggap physical health awareness ku minim. Beda kalau yang sakit sedikit itu orang-orang kesayangan di sekelilingku, aku cenderung lebih kuatir & cerewet mengingatkan mereka untuk periksa ke dokter, minum obat, istirahat, melarang melakukan ini itu dan lain sebagainya a la emak-emak :P Suatu kali ada yang nanya balik: "Emangnya kalo kamu sakit langsung ke Dokter? Enggak kan?" :D hmmm yeah well...


Sebulan yang lalu, aku baca majalah prevention yang di dalamnya ada kisah nyata para dokter yang didiagnosa mengidap sakit yang parah, and how those medical proffesionals treat the disease. Nggak tau kenapa aku jadi seperti diingatkan lagi untuk lebih memperhatikan kesehatan. Jadi inget beberapa tahun kebelakang aku pernah juga ditanya, sebenarnya apa sih yang bikin aku malas ke dokter untuk memeriksakan diri?

1) Menganggap sakitnya biasa-biasa aja dan "akan-sembuh-besok"?
2) Takut sama dokternya diagnosa dokternya nanti? atau
3) Nggak percayaan sama dokter karena selalu nemuin second opinion dan fakta yang beda-beda?

..dan sepertinya jawabanku lebih mendekati yang pertama dan yang ketiga, meskipun nggak menampik bahwa kadang aku juga suka kebayang diagnosa dokter yang aneh-aneh, which I always predict the "what-if's" and that would be the worst one. Dengan adanya internet, kadang kita mengganggap kita bisa tau semuanya dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan kita melalui sharing cerita orang, tanya jawab dokter, hasil penelitian, and so on and so forth di internet. Padahal kan nggak semuanya bener/sesuai. Maksudnya, belum tentu symptoms yang sama yang terjadi pada orang lain itu juga sama dengan yang kita derita. Tiba-tiba sering sakit kepala padahal sebelumnya nggak pernah, juga bukan berarti lantas kamu langsung mendiagnosa [dan menakuti] dirimu sendiri bahwa kamu menderita sejenis kanker ataupun brain tumor. Ada yang bilang, "What you think what you become". Jadi seharusnya nggak boleh ada ketakutan berlebihan kalo memang belum mendapatkan opini sang ahli, ya bukan? :)



Duluuu sebelum sesibuk sekarang, sedikit aja aku merasa ada ketidakberesan dalam tubuhku, aku googling [iya, tanya sama on Gugel!] mengenai ciri-ciri sakit apa ini, itu dan lain sebagainya. My advise now: Stop scaring yourself by reading things online. If you don't want to be falsely informed, you'd better go checked it out. And Yes, saking banyaknya baca informasi yang beda-beda, akhirnya waktu itu aku beranikan diri ke dokter. Ini dulu ya, waktu masih rajin tanya-tanya dan masih punya banyak waktu pergi ke dokter. Dokter pertama bilang aku cuma menderita migraine biasa. Kurang puas, aku memutuskan ke dokter spesialis kedua (neurolog, tepatnya) yang menganjurkan aku untuk menjalani EEG test. Alhamdulillah, ternyata memang baik-baik aja, "penyempitan pembuluh darah sesaat kalau ada trigger tertentu", kata si Dokter. Lega dong, meskipun kadang-kadang masih suka muncul sedikit rasa takut kalo misalnya ada yang kuatir berlebihan mengenai sakit kepalaku ini :p Apalagi kalau udah denger cerita [dan pernah mengalami kehilangan] yang disebabkan oleh sakit kepala [yang tadinya dikira] nggak penting ini. But since I've got the same medical diagnosis on that, so it seems that I can handle the first problem. And for the coffee thingy (I am not a black-coffee consumers, btw. I only go for latte, cappucino, mocca and frappe ~easy to sum up: the milky ones! :p), aku sedang berusaha untuk tidak terlalu tergantung padanya. Sesuatu yang kita pikir bisa menjadi obat, bisa jadi sesuatu yang nggak baik kalau terlalu banyak bukan? That is why they made the term "overdose" :) Well let's hope I'm not.


Nah kenapa aku bisa nggak percayaan dengan dokter berhubungan dengan perkara kesehatanku yang satu lagi, dimana sebelumnya (sebelum kuliah) dokter yang aku datangi bilang bahwa tak ada masalah sama sekali, penyebab kemunculannya hanya karena aku kurang vitamin and bla bla bla yadda yadda yadda.. nggak ada yang menakutkan sama sekali. Kira-kira tujuh tahun kemudian, dokter lain di Jogja bilang bahwa dia menemukan suatu kejanggalan yang belum pernah dia temui sebelumnya. I was like HA??! jangan-jangan ini yang aku takutin dulu itu... jangan-jangan aku begini.. dan banyak 'jangan-jangan' yang lainnya. Takut? ho oh banget, karena waktu itu selain aku di sana sendirian, aku terlalu banyak kemakan bacaan yang aku lahap dari internet. Silly, silly me. Akhirnya, aku pun rela banget dijadiin examinee untuk penelitian di sebuah Rumah Sakit di Jogja. Waktu itu aku deg-deg-an banget, mari kita bayangkan gimana rasanya dikerubungin dokter-dokter, lalu mereka memasukkan sejenis kamera kecil ke dalam tubuhmu dan di depanmu ada monitor kecil yang memperlihatkan apa saja yang dilihat si kamera di dalam situ. Canggih emang, tapi tetep nggak bisa ngilangin nervous dan awkward nya penampakan-ku saat itu. Para dokter seperti membicarakan dan mendiskusikan banyak hal yang aku nggak ngerti, karena semuanya dalam istilah medis [and I can't even remember what they were] :D yang bisa kulakukan cuma bengang-bengong sambil memegangi kursi tidur tempat ku diperiksa kuat-kuat. Tapi aku yakin aja, kalau memang ada apa-apa kan pasti mereka akan memberitahu aku bukan? Hwooh... What an experience. Sayang, belum sempat aku tau hasilnya, si ketua tim Dokter meninggalkan aku untuk sekolah ke Luar Negeri. Aku jadi kecewa dan nggak percaya lagi. Tim nya menghubungi aku untuk tetap datang, tapi aku terlanjur kehilangan kepercayaan dan... aku juga harus meninggalkan Jogja untuk bekerja di sini. Ah, aku ke dokter lain aja kalau begitu, di sana juga banyak, pikirku waktu itu. Sekian lama aku di sini, semakin sibuk dan semakin lupa dengan perkara kesehatan ini. Baru sadar lagi setelah beberapa waktu lalu aku melakukan check-up ke dokter yang lain lagi. Awalnya cuma mau mengobati g*** yang sakit. Tanpa sedikitpun mengira [karena dokter di Jakarta lainnya sebelumnya nggak pernah berkomentar mengenai si-bagian-yang-pernah-diteliti itu], si dokter yang ini tiba-tiba secara bertubi-tubi menanyakan riwayat bagian yang dulu pernah dijadikan penelitian itu. Aku nggak bilang bahwa dulu pernah diteliti sih, tapi aku bilang saat ini sudah jarang ada keluhan, atau mungkin jika sakit pun, aku sepertinya sudah kebas dan jarang merasakan kalau di situ sebenarnya kadang-kadang sakit [intinya aku menegaskan sama dokternya kalau aku ini kurang peduli dengan rasa sakit fisik :p "banyak hal lain yang dipikir soalnya, Dok" ^^)v *sambil nyengir ala kuda] . Betapa kagetnya aku ngeliat ekspresi si dokter lebih lanjut ketika dia tiba-tiba bilang "hmmm nampaknya kita perlu observasi itu lebih lanjut..." DEG! oh Noooo, I had a bad feeling about this. Am I going to die or something? :'(

Si Dokter nggak menjelaskan kemungkinan-kemungkinannya apa, tapi aku seperti merasakan lagi ketakutan-ketakutan yang dulu pernah ada, meskipun aku berusaha menanggapinya setenang mungkin :P "uooh... oke Dok ;D" You see I tend to exaggerate things, but this time I swear I would treat any diagnosis wisely. Berusaha mereduksi pikiran yang nggak penting, dan berdoa memohonkan segala yang TerBaik. Setelah nginget-nginget lagi esensi tulisan di prevention itu, dan juga terinspirasi sharing cerita teman baikku yang penulis ini, aku berusaha untuk tidak terlalu panik, dan berencana untuk mencari second opinion (lagi). Kenapa? karena sebenarnya [rasa-rasanya saat ini ] aku sedang merasa amat sehat ;D but who knows? pendapat dokter tadi paling tidak harus menjadi konsiderasi untuk lebih memperhatikan kesehatan juga kan? Mudah-mudahan nggak ada apa-apa, mmm kalaupun ada apa-apa semoga tidak terlalu berat, mmm kalaupun terlalu berat semoga bisa diantisipasi lebih dini. Wish me luck ya temans, cross my finger and let's hope for the best :)

and these are things I learn about illness, doctors, and health*:

  1. You know your body better than anyone else. Sometimes, if you notice some unusual symptoms that you have frightened, the more scared you are, the less likely you are to seek medical attention. Well, don't. I'm telling you. If you think something is going wrong, get it CHECKED out.


  2. Your physical health and emotional health are intertwined, so it's important to pay attention to both. Give yourself a break when you need it. I know maybe it sounds a bit difficult for a hardworking woman, but you'll never know if you never tried, right? :)


  3. If there was something terrifying and you continue to worry, looking for second opinion is always better. At least you have more than one person to convinced either you had the terrible disease or not.


  4. Aim to eat five to nine servings of fruits and vegetables everyday. Antioxidants and phytochemicals can keep you healthier overall and may prevent certain cancers. And don't forget to have a little exercise whenever you can. Walking, using stairs rather than the elevator [well 1, 2 or 3 floors are enough, I guess.. :p don't push yourself too hard if you work in level 22nd of a bulding, heheh], or.. dancing, perhaps? :)


  5. Share your experience with your family or with the closest person in your life. Komunikasi dan keterbukaan itu penting. More over, kesehatan kita bukan hanya berarti untuk kita sendiri, tapi juga untuk orang-orang disekeliling kita yang menyayangi kita dan kita cintai :) Having someone familiar there can make all the difference in the world, you’ll either have a shoulder to cry on if you need it, or someone to laugh about it with, if it turns out to be nothing. Having a hand to hold and someone to calm you down during the times when you’re nervous can really help make the experience bearable. So I am sharing this with you guys, bukan mencari simpati atau sejenisnya [aku pelanggan indosat kok, heheh :p *eh, gak boleh sebut merk ya?] I am sharing this, hanya untuk mengingatkan beberapa hal tentang kesehatan yang mungkin luput dari perhatian ketika kita semakin sibuk, sibuk, dan sibuk...


  6. It is important to have hope. Prayers are always the ultimate and powerful medicine to help you up. Yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan ujian/cobaan bila kita tidak kuat memikulnya :) Bukannya mau sok melodramatis, tapi mungkin saja, ini adalah salah satu bentuk kasih sayangNya pada kita, diberikan sakit agar bisa lebih mensyukuri sehat, diberikan ujian agar selalu ingat padaNya. Jadi apapun yang terjadi, tetap semangat dan terus berdoa agar selalu dijauhkan dari sakit :) ya? ya? ya?


Dan karena sekarang sudah mulai musim hujan deras, kawans..
Jangan lupa sedia payung sebelum hujan ya *gombal* :D
Jangan lupa jaga kesehatan ya, jangan sampai sakit ;)
bener loh...

*hugs for you all*








*some tips were taken from writings and expert advise in Prevention Magazine, October Edition. The contributors: Julie Silver, MD, David Johnson, MD and Carolyn Runowicz, MD

Thursday, 12 November 2009

hujan itu romantis


:">

mendung dan hujan itu romantis...

selalu romantis

eh, iya nggak sih?

menurutmu? :)






*lagi pengen ber-menye-menye :p*

Friday, 6 November 2009

Eh, ada kakinya Big Bird! :D



During my lunch-break two days ago, in order to finished some 'A.S.A.P' tasks, I decided to ate my lunch on my desk. I know, I know, it's not good for the worklife balance :p but actually I did that just for some cases, and this time: It's the upcoming 2 days deadline. I'd better catched up and prepared everything so I won't have to get rush crazily at the end of the day. Having finished one analysis-note for my superior at half past twelve, I had a thought of googling something to get rid of the boring-ness for 'not-browsing-anything-from-the-WWW-from-eight-to-twelve-except-the-office-intranet' [I'm willing to do that due to the year end madness :P Just wish me luck]. I was going to search a cooking recipe, when I realized there's something cute on Google's page. It's a yellowish thing... Eeh?! itu kan kakinya Big Bird! ^^;) *berbinar-binar* I know Google has always been creative in making arts on their page (their Logo,for the exact :D) but then I found out that it was specially designed for The Sesame Street's 40 years Anniversary on November 10th. Waaaaw. KEWL! :D


Anyway, Anyway, that giant yellow foot has somehow brought me back into when I was 10 (sixth grader). I was a fan of Sesame Street. Even I could have a wide grin just because suddenly I memorized all the things about that fluffy bird, Ewwww... I always imagine to hug Him :D [Yes, Big Bird is a Male-Bird, FYI :p]. Okay I think I'll just give you the screen-shot here:



*click the image to enlarge



Isn't that cute? :">
I got over-too-excited so I forgot the plan to search my cooking recipe. Instead, I was googling for "Which Sesame Street's Character Are You?" quizes, just for fun :D And in fact, I think I've made my worklife balance here :P hee hee *blinking eyes*. In summary, I did three tests/quizes that day. I forgot the source of the first two, I only remembered that I got different results [Ha? Wonder why? me too :p]. The first quiz result said that my personality is closely portrayed by the goofy and happy Big Bird! ^^ Yey! But the second one (from different source) said that I'm Elmo! ^^)/" Yey! I looooooove the cute and sweet Elmo too. [Online Quizes always say good things about you, don't you think? :p no matter how right/true the results say, or even if it's wrong, or almost right, or exaggeratingly right, they exist on your screen to make you flattered, trust me :D] well, both Big Bird and Elmo are my favorite Sesame Streets characters. I think that is why this television series always remembered as one of the best TV Edutainment program. The Street has a set of different colourful characters to represent types of personalities in the daily life. They encourage Kids to do good deeds and avoid the bad. They also put in science, math, arts, and other knowledge for kids in simple method but somehow bringing the most effective and perfect combination of teaching. Also, this program (before being dubbed in Bahasa) was the first media which encourage me to learn English Language in fun way :) ~yea I know it's still messy though, but it's better to have some efforts than do nothing, aight?~




On the day after that day, I found another Sesame's character on Google's Logo. It's Cookie Monsterrr! :D


*click the image to enlarge


I had another wide grin for his innocent greedy face :D I think He rarely speaks with his friends (as far as I remember, He only mumbles Hrrr-blah-dah-dah-cookie!-me-want-cookie!) but somehow still funny to watch him put lots of cookies into his mouth, and then chew and swallow them all at once. Bloody awesome :P Ow yes, if you forget the rest of their names, you can see the complete Sesame Street Characters Here :)The Google's logo today was the dynamic duo Bert and Ernie, too bad I didn't save the screen shot :( I wonder which character will be put as the ultimate anniversary logo by Google on Tuesday :D can you guess it?


Oh by-the-way my third OnLine quiz result was Kermit The Frog. I was scored 67% Organization, 58% abstract, and 73% extroverted. Just follow the link if you want to know the details (It'll be too boring if I wrote all down here :P). Kermit is not Sesame's figure I have a crush on, but it's the most honest result I've ever got :) Wanna try?



Friday, 23 October 2009

Daddy's Little Girl






"You're still Daddy's favorite little girl. You have grandma's eyes and her smile..."




My Dad never says anything like this. My Mom does a lot :D My Dad likes to discuss serious things with a bit of flat jokes [sometimes] I hardly understand, but I still love Him much and always miss these kinds of long-and-winding-and-almost-un-ended-discussion :P I accompanied him to the train station before I went to the office this morning. He was going to leave Jakarta for Solo, our second home. I hate goodbye's. Even this kind of leave always happens periodically either Mom or Dad. I gazed at his gray hair [and mustache, and beard] and suddenly got teary eyed.


I'm sorry for the very limited quality time we had, Dad. I'm sorry for the things I had missed with you that money can't buy. I do care and love you a lot in spite of those self-defenses I made everytime we talked about life. I'm sorry for I haven't fulfilled that one simple wish and prayer you always had for me. I wish you knew how much I tried Dear Dad, I really do. I hope it won't let you down, because I always want to see you Happy :) I'm proud to be your daughter and I always need you as one of the most important person who knows what's best in my life no matter what. May Allah always guides you and protects you all the way... Have a safe trip Dad, love you.



~Train station is the saddest place in my life. It's where I always left and being left~

Tuesday, 20 October 2009

b u g






"How could this possible, this so called annoying person, who's not even close to someone you would fall in love with, but somehow makes you feel there's something missing when He's not around? and suddenly like your day is incomplete without arguing with Him?"


ehh?!!?? what on earth is going on? >__<

Friday, 16 October 2009

The Ugly Truth






Abby: I am not desperate! [pause] Why did you think I sounded desperate?
Mike: Listen to you. Desperately asking me if you sounded desperate?

Mike: [to Abby, on how to attract Collin] You have to be two people. The saint and the sinner, the librarian and the stripper.

Abby: how I love how you assume all men are perverse as you are.
Mike: Oh I don't assume. I know.




I just watched this movie @XXI after office hours today, it was really entertaining. Lots of laughs to balanced my unpleasant morning :P You can find some random facts about men [and why they secretly admit that they are all mostly created equal] and tips on relationships in some funny ways :D I kinda avoid watching romantic-comedies these days, but this one is recommended to watch ;)



unfriendly






I wonder, there are some people hate others for no fundamental reason. And they didn't even want to talk to you nor explained why they do such things, they just showed up some very unfriendly stares. It's really unpleasant, I'm telling you.

This early morning, I saw this person who once ever blaimed me for having too many close friends (see? this was a very awkward thing, don't you think?). I know she saw me too, but before I could catch her up with a simple "Hi, how are you?" greeting, she threw away her face to another side instead of looking at me. As far as I remember, I never bug her with impolite statements or doings, so I thought everything should be normal, aight? But the fact it's not. She did this annoying thing more than once. It's like she clearly doesn't like me and I could possibly don't like her either. Were I upset? Hummmwell perhaps a little, because I thought she was a nice person before she treated me that way. I could've came toward her and said "Hello" and "do you have any problems with me?" but since I know that it would only make a further mess and realized that I'm more to be civilized than to be rude (ha?) so I held out myself from doing it. Guess it wouldn't solve the problem either (if any). Hmmmh owkay Lady, so you wanna make some troubles huh? Phuhleassse tell me what's going on? What did I do wrong? Just to remind you that I'm not a mind reader and not a crystal-ball owner. Let's talking heart to heart if you dare. Don't worry I won't bite you. If you think you're still going to give me those unfriendly stares, then I still won't bite, I'll just bark! woof! woof! grrrrrrrr...... >:D Ah well, I'd rather save my energy for the remaining busy hours than have to waste too many words about her irritating behavior. She wouldn't read it either :P



~From the deepest desires often come the deadliest hate. [Socrates]~




*update: just two days after I posted this, this person smiled at me, and two weeks after that, She suddenly became nicer than ever. Alhamdulillah. Hope it'll be forever :) Smile is always beautiful to see, isn't it?

Sunday, 11 October 2009

GeeR



Saya tidak perlu penegasan dengan kata-kata nendang langit yang bertubi-tubi maupun pengakuan berlebihan bahwa saya [cukup] istimewa dan dicintai. Dengan berbagai keberadaan dan keterjadian yang saya lihat dan alami, itu semua sudah lebih dari cukup :) Syukur alhamdulillah. Jadi terimakasih... *membungkuk dalam-dalam*




...yang mual-mual silakan ke belakang, tau jalannya kan? :p



UpDate: sebelum ada yang tersinggung diem-diem, I declare that this post was truly intended for myself. And I like actions more than just words. Nothing more, nothing else.

Monday, 28 September 2009

tumblr: another playground






Heyya! Good sun-shiny morning and welcome back to your office desk! (^^)v


Got some good news?

Well I've got mine. I have a crush on my new playground :"> perhaps to some friends and people, tumblr is a place to write their journal of life (means to blog in a long text). But to me, it's the place where I can liberate some of my thoughts on playing with fun stuffs like colors, pictures, music, quoting wise-words and little encouragement [oh yes I love menggombal! hehe] all in minimalist. It's just like online scrapbooking :) my own pictures I made and some short messages. I'm not a professional though, kinda like to post anything I want, any simple things in a simple way. You can click the 'next' sign on the bottom of the page to see 10 posts in one page, or click the dates or the plus sign to see the individual post, click the pictures to enlarge and may save them if you like. My most favorite part is the archive, because you can see cute thumbnails representing each post. Ayyyh love it! Anyway, It's not really necessary to give comments [so I leave it disable], but any advises through emails are truly welcome :) just read at your own risk [to make one], hee hee.


So have a great day working, everyone! ;)


*I think I will have more scheduled post for this blog, since I will spend more time tumblr-ing :p


**update: I've changed my tumblr address, not the journal-slash-diary-type, but the more-fun type :D please do enjoy. hee hee.


Friday, 25 September 2009

spooky





I just watched this horror movie with my siblings few days ago. It was a Hollywood re-make of the original Japanese movie series titled "Ju-On". However, I've seen the original version four years ago on CD, but I couldn't understand the movie plot. Still, I gave thumbs up for their make-up artist. Asian ghosts are the most terrifying movie creature I ever seen on screen :D heheheh. Anyway, though I gave an average rate for this movie, I think this Hollywood version's plot was easier to understand. The ghost appearance has successfully made my heart jumped out :p and the spooky movie setting has made some people screaming out loud.


By the way, have you ever trapped in a spooky place? Well, recently I have. It happened when me and my friends (Linda and Nita) went to Inacraft held in the Jakarta Convention Center (JCC) last April. We went there after such long and tiring office hours yet so excited to imagine what we could've bought on that event ;) In order to avoid traffic jams and long queing at the front door, Nita-the gal who had tons of experiences with JCC's events- advised us to parked the car at the Sultan Hotel's parking area. "We can use the Lagoon Tower underground tunnel which connects the hotel to the JCC". Okay so we did park the car @ Sultan's and then walked in to the tunnel. Well, the tunnel's quite loooooooong and it has moving walkway (or you may call it horizontal escalator) on the one side - reminds me of KLIA Malaysia :D It's darker, though. By the time we step on the walkway, Yay! it moved! ^^ so you don't have to be worry about getting your foot tired of walking on high-heels. And then we had to walk down to another loooooong tunnel with another moving walkway. But this time, it didn't move at all *sigh* So we had to walk.

Okay, and there was it. The place I called "spooky". Why? because it's darker, and then you will hear a gamelan sound played as backsound in the entire tunnel. Actually I don't mind hearing gamelan in a common traditional Javanese wedding ceremony, but there wasn't any occasion at all in there. It's only me, my two friends, an old couple behind us, in the cold and dark looong tunnel with big pictures and paintings hanging on the both wall sides. So to me, those gamelan sound a bit distracting, I'm telling you. Oh I haven't tell ya about the pictures, eh? Uhmmm.. so on the right side you'll see abstract paintings. I usually love arts, but that time I absolutely NOT. The colors are bloody-red dominant. Red, Green and Yellow mustard for the exact. So dark and mysterious. It reminds me to the abstract paintings of "Nyi Roro Kidul". Hrrrrrrr... And can you guess what were those on the left side? BIG pictures of all-around-the-world country leaders. Yes, the pictures of them when they visited Indonesia (some kinda world conferences). The problem was, they all now have died. Include lots of the picture of our former Mr.President-who-ruled-for-32 years :p [okay somebody please stop me exaggerating! but it's truueeeeee]. It's not comfortable anymore to see BIG pictures of most people who have died. Even they're smiling at you!!! I mean, they're smiling really wide [read: grinning] to the camera *ya iyalah*. And I thought it was scaaaaaaaary! [Oh dear God I beg You a pardon]. Me and my friends could control ourselves not to be frightened [it was 6 pm when we arrived there, right after we had our Maghrib prayers]. Perhaps it was because we still had another people around us that time. But then when we finished our window-shopping [yes we were home empty handed! *sigh* can you just believe that?] when we were on our way back to the car-parking area... Hrrrrrr... there we were, frightened all the way >:D It was 9 pm, only the three of us walking in that damn-dark-and-spooky long tunnel. At first we felt nothing, we were too busy with our minds, thinking of "umm.. should I go back and buy those Batik skirts tomorrow?.. err.. what about that beautiful clutch? Oh I should've bought that." and so on and so forth. Meanwhile, to me the gamelan seemed turned louder. Also the Air Conditioner was turned on and the whole place seemed cool, but my body surroundings went so warm. I didn't know why but suddenly I felt like my other two friends were walking faster and faster. I wore long skirt, so I bet you can imagine how it was for me to catched them up. Then I saw Linda humming prayers silently, her eyes were looking down and she didn't even look at me when I whispered "What's going on? Are you thinking what I'm thinking?" [I remembered, Linda has the 'vision' towards the invisibles. Kyaaaaa! Noooooo!]. I read ayat Kursi, Al Fatihah and so on in silence, but we're still walking faster indeed. Feeling desperate of knowing we still had a looong way to go to reach the end of the tunnel, we decided to discuss some funny stories of that day's general meeting. Somehow we tried to ignore the spooky situation. We laughed in frightened but what else we could do? run? Whooh. Not a chance. By the time we reached the car, we were all screaming together "Huwaaaaaa....!!!!". And Linda told us some scary things in the tunnel on her vision [I won't tell you, it's terribly terrifying!]. So glad that we were just fine and I thanked Allah SWT for guiding us. Perhaps to some of you I was like over-react, but to me that place was really spooky. Dare to try yourself? :D



Moral of the story:
there's no way I'd take a walk through that tunnel again at night, that's for sure :p


Thursday, 24 September 2009

flu babu?



Eh?

This new term comes from a friend of mine, considering some of her friends (and my friends also :p) were updating their FB status with "I'm suffering Flu Babu" :D Eww... what kind of new sickness is that? It's the situation where your house maid (or domestic workers, or servant, or housekeeper assistant) left you for having their free-working-days in their hometown. Usually happens on Ied Mubarak, and the big term is "aduh-aku-ditinggal-mbaknya-pulang-kampung!". So you have to do your housekeeping yourself. I think It would not be that hard if you only live by yourself or only with your spouse, cleaning, cooking, doing laundry, ironing, shopping in the traditional market and so on. But what makes them exhausted is when they got a LOT of things to do and LOTs of people in the house to be served, while they usually done by maids [if they had more than one]. It makes some of my friends sick [indeed yes, some of them suffering influenza literally], tired, and get easily emotional with their spouse, children and surroundings. Eww.. Well, that's why I don't use babu. I'm babu-ing myself :D heheheh.


Wednesday, 23 September 2009

seroja






mari menyusun seroja bunga seroja
hiasan sanggul remaja putri remaja

rupa yang elok dimanja jangan dimanja
pujalah ia oh saja sekedar saja

mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung
mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung

janganlah engkau percaya dengan asmara
janganlah engkau percaya dengan asmara

sekarang bukan bermenung jangan bermenung
sekarang bukan bermenung jangan bermenung

mari bersama oh adik memetik bunga
mari bersama oh adik memetik bunga

mari menyusun seroja bunga seroja
hiasan sanggul remaja puteri remaja
rupa yang elok dimanja jangan dimanja

pujalah ia oh saja sekedar saja :)





I heart the song and the movie. I love when the kids swing their hands and sing "Aaaa.." really cute. Ummm and I think I also would love to be called 'adek', just like the lyric says :"> He he

Monday, 21 September 2009

Ied Mubarak



A SWEET greeting to my SWEET readers,
for a SWEET reason at a SWEET time, with a SWEET smile :)

I would like to say:




Please forgive all of my faults and bad behaviors,
May your days be filled with SWEET happiness,
And may your heart be filled with peace :)



Have a SWEET day with your beloved ones, and
Have a great great great long holiday!



with love,






*adopted from a sweet sms by my friend RH. Hey thanks for the idea :P*

Brownies Kukus :)







Eid Mubarak has closely related to special cuisines with Coconut Milk a.k.a Santan as one of their main ingredients. Ketupat/Lontong + Opor Ayam, Sambal Goreng Kentang, Sambal Goreng Ati and Friends are popular main menu in most houses :P heheheh. Well well, 'cause my Mom already cooked those delicious menus for the whole family, so I decided to make something else ;) Yep, on the night of The Glorious Day, I made my own Brownie (steamed brownies or Brownies Kukus for the exact) as dessert :) At the first sight on that picture above, perhaps you would thought it was a choccolate cake :D ahahahaha. Mwell, your guessing was not 100% wrong because I made it choccolatish so I think it's more like Cake, not Brownies :P [Yes, it's my fault.. ewwwh] This was my second trial by the way. I've ever made my very first Orange Brownies (a.k.a steamed brownies with Orange flavour! nyummm) during Kuliah Kerja Nyata (KKN) @ the last semester of college. This time I didn't find that Orange Brownies recipe, so I asked google to find another easy one [I'm not a fan of certain Recipe Pages on the WWW, but I'm a huge fan of Google and always go for it everytime I need cooking recipes for dummies, hee hee]. I found Mrs. Liem's Recipe on Mbak Femmy's Blog. Finding most people succeed on trying this one (seems easy :p) so I thought I should give it a try :) And yeah, right. This really works. Easy, yummy, delicious, and the choccolate will heavenly melt in your mouth. Yummm... So you wanna try?


Ingredients:

6 grains of eggs,
Sugar 225 g
Vanilla (vanille) sufficiently, or 1 small pack
Salt sufficiently
Emulsifier (XP brand, with the Butterfly logo) half teaspoon
Wheat Flour 125 g (Segitiga Biru),
Cocoa Powder 50 g
Margarine/cooking oil 175 ml
Dark Cooking Chocolate (DCC) 100 g, melted
Sweetend condensed milk (SCM), 75ml


Directions:

1. Beat the sugar and eggs with high speed mixer until smooth and fluffy, put in the flour and the cocoa powder mixture. Add vannilla, emulsifier and a little hand swing of salt, stir gently to mix (use slower speed than to stir sugar and eggs).

2. Stir in the melted DCC and cooking oil/margarine mix them together until blended well.

3. Set aside one third of the dough, add in the SCM, mix them well.

4. Steam the first part of the dough without SCM for 10 minutes. Then add the second dough with SCM, steam for 10 minutes. Last, add the last dough without SCM, continue steaming for approximately 20 minutes. Voila! your Steamed Brownies is ready to serve :)


Tips:

- Make sure your pan/pot fit into the steamer :p my first square pan (20x20) didn't fit by the time I poured the first mixture (dough) into it *sigh! dodol banget!* so I decided to use the round one. It looks smaller but it fits! :D

- Before you mix your eggs with the sugar, make sure they're good eggs. How? well, break the egg one by one into a separate bowl before you put them in the same bowl with the sugar. The center/yellow part of good egg will not shatter and remain round like a cow's eye :D heheheh.

- I bought 250 g of DCC (tulip brand), I used half melted for the dough, and the rest for choccotish decoration on the top of the brownies :D ~only for those who love love love chocco!~


...so have a sweet day! :)


Thursday, 17 September 2009

La La La La La...



...finally things were done on time :) [yes, only those with the red labels A.S.A.P. And THOSE means MANY :D] pwewwh. The end of working day in Ramadhan month @ my office was so crowded with busy-work-loads and extra activities which carried along with "the-Long-Holiday-is-near-somehow-it's-so-hard-to-be-focused" atmosphere, hehehe :D Ayhhh.. So let's find some other ways to fill up the Big Day countdown, shall we? ;)

1. Having more time to read and conceive The Holy Qoran verses,
2. Hibernating! Yeaaaaaaaaa! ~seems like the opposite of point 1? :D~
3. Asking my lil bro to kindly accompany me to the mall :P ~let's hope He'll say "sure!"~
4. Googling some cooking recipes ;) let's cook more, [hope i'll] Eat more, Gain [weight] soon (^^;;)
5. Erasing half of 856-messages in my Neji's Inbox :( huhuhu [chiayooo!]
6. I'll do that in order to have more space to receive tons of messages on Eid Mubarak :P heheheh. *dipentung*


...most of all, I really, really, really wish I could walk these steps HOME. Home means there or there, but...






I can't.


so for those who will go "Pulang Kampong", have a safe trip, ya :)
have a great time with your beloved ones.



Monday, 14 September 2009

Blood-Type Cartoons

These are fun strips comic I found on --> this page. Each comic tells us about different characteristics of people, how people behave on certain circumstances, based on their blood-type :D KEWL! I love cartoons, and I think it's pretty cute, funny and entertaining. Somehow it tickles me to smile really wide upon thinking of how those blood-types cartoons closely portrayed [some of] my [bad] behavior :P Perhaps some of you have seen it, or some of you haven't, so I decided to share some of them here ;)


Let's see how each blood-types reacts to these situations ;)

Different blood-types and time management. When they have an appointment, which blood type tends to be more punctual? [in the real life, like: appointment to have Break-Fasting with Friends during this Ramadhan month, hehe :p]





...and let's see closer to what happened in each of their house:





And, how about gossiping? :P
[shhh, shhh, it's not allowed to gossiping in this Holy Month! :D]





Also, we are taught to control our anger :)
Just take a look at this one:




SO? Did you find any similarities between your Blood Type with The Blood-Type Cartoon Character? :D

Can you guess my blood-type? :P

Sunday, 13 September 2009

Hair-Talks

Romantic VS Dis-honesty :P


Girl : *catches her boyfriend's eyes (seem like) looking at a beautiful girl walking in front of them*

Girl : Her hair looks really great, doesn't it? smooth, long and shines-healthy unlike mine :(

Guy : *gently runs his hand through the Girl's curly hair* Yours are great too, my dear :) I love to see everything about you.

Girl : Awwwwww! :"> *blush blush*




***



Whatta Hot Afternoon @ The Beauty Salon

Customer: *opens up her veil, letting the hair-dresser holds her hair to be washed*

Hair-dresser: WOW! you have such a lovely hair, Miss! ;D

Customer: [since no one ever praised her hair before] Thank you :"> *blush blush*

Hair-dresser: [starts to babble]...too bad it seems that you have a problem with dandruff, eh? Even though it looks great outside, but your hair's pretty crumbly. You see you have such a lot of hair-loss. Hummm, by the way, How often do you take cream-bath for your hair? You should see me more often to repair these damages ;D

Customer: Eh??? :O [Bloody Hell! >:D]



***


Jakarta is Getting Hotter These Days!

[in front of the mirror, staring at her hair]

Me: Hemmmm... I think I need to have my hair-cut (^.^)v

Saturday, 12 September 2009

stinging sting



I always love Sting [awesome song titles and lyrics :P], and of course this song.
Imagining two people dancing waltz with their hearts,
Always love to see [and feel the emotion of] that slow-motion dance :)



When We Dance ~ Sting


Another Sting's songs I love love love: Fields of Gold, My Funny Friend and Me, Dessert Rose, I Must Have Loved You, and... Why Should I Cry For You? :)

Wednesday, 9 September 2009

O Captain, My Captain!





by Walt Whitman


O Captain! my Captain!
our fearful trip is done;
The ship has weather'd every rack, the prize we sought is won;
The port is near, the bells I hear, the people all exulting,
While follow eyes the steady keel, the vessel grim and daring:
But O heart! heart! heart!
O the bleeding drops of red,
Where on the deck my Captain lies,
Fallen cold and dead.


O Captain! my Captain!
rise up and hear the bells;
Rise up--for you the flag is flung--for you the bugle trills;
For you bouquets and ribbon'd wreaths--for you the shores a-crowding;
For you they call, the swaying mass, their eager faces turning;

Here Captain! dear father!
This arm beneath your head;
It is some dream that on the deck,
You've fallen cold and dead.


My Captain does not answer, his lips are pale and still;
My father does not feel my arm, he has no pulse nor will;
The ship is anchor'd safe and sound, its voyage closed and done;
From fearful trip, the victor ship, comes in with object won;
Exult, O shores, and ring, O bells!
But I, with mournful tread,
Walk the deck my Captain lies,
Fallen cold and dead.


(also being read in the movie: Dead Poet Society ~ carpe diem!)



Tuesday, 8 September 2009

Broccoli-Beef Teriyaki





Terinspirasi acaranya Mbak Rachel Ray ~ So You Think You Can Cook? Aku jadi pingin nyoba masak tanpa ngintip-ngintip resep :P [yang gampang aja tapinya] Hehe. Bahan dasar yang aku pakai kali ini adalah daging sapi/beef. Ternyata bikinnya cepet dan rasanya.. not bad laaaah ;) Mau coba? Mari...


Ingredients:

Daging Sapi has dalam
Brokoli
Bawang bombay
Bawang putih
Paprika merah
Saus teriyaki
Lada hitam bubuk
Gula
Garam
Air secukupnya


Mix them in:

  • Daging sapi dipotong memanjang tipis [atau kalau kamu nggak mau repot, di supermaket juga ada kok daging sapi has dalam potongan ;)], lalu rendam dalam saus teriyaki dan lada hitam secukupnya. Untuk hasil akhir daging yang lebih empuk, kamu bisa tambahkan pengempuk daging [Paya] secukupnya. Diamkan selama kira-kira 15 menit agar bumbunya meresap.
  • Panaskan margarin/minyak goreng, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum dan berubah warna.
  • Masukkan daging sapi yang telah di'ungkep' tadi, tumis, tambahkan air secukupnya, masak sampai daging cukup empuk. Masukkan garam, gula, dan tambahkan saus teriyaki dua putaran wajan.
  • Terakhir, masukkan brokoli dan paprika. Masak sebentar, jangan sampai layu. Karena brokoli dan paprika [menurutku] lebih enak dimakan setengah crunchy ;) nyaaaaammm, seger banget.
  • Sajikan (porsi 3 orang)

Nah, mudah sekali bukan? ;) Oiya, kalau kamu nggak sempat atau nggak mau beli saus teriyaki kemasan [biasanya mengandung MSG, red], saus teriyaki bisa juga dibikin dari campuran kecap asin, gula, garam, bawang putih, jahe, air, sedikit kaldu alami, dan tambahkan sedikit maizena untuk mengentalkan saus, masak dan aduk semuanya dalam wajan dengan api kecil sebentar saja. Well, selamat mencoba ;)

Hemmmmm.. jadi, ada ide masak apa lagi untuk makan malam habis berbuka besok? ^_*

Sunday, 6 September 2009

Balada Tutup Botol Egois



Kebiasaan pagi ku di kantor, [kalo nggak puasa] begitu sampai kantor adalah segera menunjungi mini-coffeeshop yang ada di Lt.3, Pattiserie Francois. Ngapain? Biasanya sih cuma beli Iced Cappuccino atau Minuman Teh Hijau kemasan biar nggak ngantuk ~ kalo lapar baru angkut temen-temennya a.k.a snack kue basah [yang-umumnya-dipesen-buat-rapat] :D Balik ke minuman, kebetulan si Minuman-Teh-Ijo-Kemasan kesukaanku itu, terutama yang rasa Original, nggak tau kenapa sering sulit dibuka tutupnya. Keras banget. Tangan bisa merah-merah tapi si tutup botol nggak kebuka juga kalo lagi nggak beruntung. Makanya aku selalu minta dibukak-in sama pramusaji di situ. Dan biasanya yang berhasil membukanya adalah pramusaji cowok. Suatu hari, nggak ada satu pramusaji cowok disitu, dan si tutup botol belom berhasil dibukak. Bagemana inih? Terus aku inget trik lama yang diajarkan Bapakku, yaitu: mencari karet gelang. EH? diapain coba karet gelangnya? Pertamanya sih aku diketawain [nggak ada yang percaya gitu], tapi coba nih ya, mari kita liat: lingkarkan karet gelang memutari si Tutup-Botol-Egois, sampai kencang. Kayak begini ini:






Terus?
Ambil lap/kain, pelan-pelan buka si tutup botol. And voila! see what happen next ;) Jadi mulei sekarang, bagi penggemar air minum kemasan botolan, bawalah selalu karet gelang. Siapa tau kamu butuh membuka tutup botol egois di jalan, pas mau buka puasa? :D heheheh. Met puasa ya, buat yang puasa. Semoga selalu lancar dan berkah ^_*

Saturday, 5 September 2009

I Just Wanna Dance...





RBG's second performance. You can see the video --> here ;)




Ha, apa? Kamu? Nari?
Iya, mungkin buat sebagian besar temen yang baru mengenalku setelah masa SD lewat, jarang ada yang tau kalau sebenarnya waktu kecil aku dengan suka cita ikut ekskul menari di Sekolah. Sayang, bertahun-tahun setelah itu, aku nggak pernah ikut nari lagi. Selain karena waktu luang yang makin sempit, nggak ada lagi tempat untuk menyalurkan hobi ini. Maka kesan "utie-yang-suka-menari" itu hilang nggak berbekas. *duileeeee*. Kenapa si pada heran-heran banget? Makanya baca dong postingan-ku yang dulu itu, baru tanya-tanya, hehehehe *diamuk massa*


Kenapa sih kamu nari?

Karena aku suka :) aku cinta...


Cinta?
Iya, cinta dengan dunia tari. Terutama tari tradisional. Rasanya senang bisa mengenal beragam tari dari budaya kita sendiri, gerakan-gerakan yang indah, penuh makna, penuh warna. Juga menghibur diri sendiri dan orang lain dalam artian positif. Kenapa menghibur diri sendiri? Karena buat aku menari mendatangkan banyak energi positif yang selama ini [sepertinya] hilang. Begitu nari, semua rasa capek, pikiran yang kadang nggak tentu, hal-hal yang nggak menyenangkan, ilang aja gitu. Nggak tau kenapa ya. Mungkin karena dengan nari, langsung fokus ke gerakan dan musik ya, berusaha supaya gerakannya benar dan [setidaknya mendekati] bagus :P Selain itu, dengan bergeraknya seluruh tubuh, rasanya jadi seperti olahraga, dengan olahraga tubuh jadi segar, bugar, sehat.


Emangnya pake jilbab bisa nari?
Tentu saja bisa ;) bajunya kan sopan dan pakai kain panjang. Ketika pentas pun tetap pakai jilbab [warna hitam], juga tetap memakai leging & manset panjang yang aman dan nyaman. Asal pede dan gerakannya bagus, tetep bisa nari kan?


Kerjaanmu nggak terganggu?
Alhamdulillah enggak. Malah, dampak positifnya aku jadi semakin bersemangat, nggak gampang ngantuk dan suntuk :P hehehe. Sebagai bonus, aku juga mendapatkan pertemanan dengan rasa kekeluargaan yang amat sangat hangat. Kami ber-11 [baca: temans di Unit Tari kantorku~selanjutnya lebih dikenal dengan istilah RBG atau Rondang Bulan Girls], berasal dari Satuan Kerja yang berbeda-beda, tadinya ada yang sama sekali nggak kenal, karakter nya juga beda-beda. Tapi disini, dengan menari, kami jadi satu. Nggak ada yang memisahkan diri, nggak ada yang merasa paling jago, nggak ada yang merasa "aku-yang-paling-benar", atau "eh-kenapa-kamu-salah-melulu", disini kami saling asah, asih, asuh, hingga kata 'keluarga' lebih tepat untuk mendeskripsikan daripada 'cuma-teman-menari'. And I realized that we're all great entertainers, love to laugh, and laugh out loud more together. Disini bisa ketawa-ketawa di setiap pertemuan, nggak ada beban. Bisa dibilang, ini salah satu hal yang membuat aku selalu merasa bersyukur dan berterimakasih pada Yang Maha Kuasa. Maha Adil, menggantikan sedih dengan bahagia, memberikan berlipat kebaikan, seribu kekuatan. Alhamdulillah ya Allah... :) Dengan semua itu, bagaimana mungkin aku nggak cinta dengan dunia tari? Tapi bukan berarti aku melupakan temans yang lainnya loh ya, buat aku kalian selalu ada. If you can put a little trust on me then you'll be in my heart always and forever :)


Emangnya dapet apa kamu nari kemarin?
Dapet rasa bahagia luar biasa karena bisa menampilkan yang terbaik, senang kalau penonton juga senang. Tepuk tangan dan senyum penonton aja sebenernya udah cukup banget :) plus dukungan sekecil apapun, plus temen-temen yang nyenengin banget. Then if all the good things come in one package, what should I expect for more? :)


Katanya gurunya cowok ya? nggak takut dipegang-pegang?
Hmmm.. begini. Aku percaya, guruku adalah orang-orang yang profesional di bidangnya dan juga sejauh yang kukenal, mereka orang yang sangat taat beragama, dan aku percaya mereka nggak pernah melanggar norma-norma asusila. Apalagi 8 dari 11 orang tim kami mengenakan hijab, jadi mereka sangat menghormati dan menghargai kami. Disiplin banget sih iya. Lagian nih ya, buat siapapun yang hanya mengira-ngira, jangan asal nuduh aja dong, silakan ikut datang latian baru komentar, ya? ;) FYI, guru cowok itu dikontrak untuk mengajarkan tari Batak Rondang Bulan. Dan sebagai info lagi, untuk guru tari masing-masing dikontrak untuk satu jenis tarian. Nah, saat ini belum ada guru tari baru lagi nih, tapi saking semangatnya, meskipun tak ada guru, kami tetap latihan dengan saling mengajar tarian yang kami dapatkan untuk lomba antar bidang Pekan Olah Raga dan Seni di kantor 17 Agustus lalu. ^^;;) senang!


Lomba antar bidang itu apa sih?
Jadi dalam rangka menyambut HUT RI ke 64, kantorku mengadakan perlombaan olah raga dan seni [disingkat Porsebi]. Karena kantorku terdiri dari banyak satuan kerja, maka seluruh satker perangkat kantor itu dikelompokkan menjadi bidang-bidang [bidang 1, 2, 3, and so on] untuk berlomba. Tiap bidang bisa berisi 3 sampai 4 satuan kerja. Nah, salah satu yang dilombakan adalah lomba Tari Tradisional (^.^)/" Tahun sebelumnya, aku nggak ikut karena nggak tau [dan belom dapet 'soul'nya nari di kantor, hehehe]. Tahun ini aku memutuskan ikut. Dalam lomba ini, anggota Unit Tari juga terbagi-bagi ikut bidangnya masing-masing. Aku bersama dua orang temanku dari Unit Tari tergabung dalam satu bidang yang sama ditambah teman-teman baru yang satu bidang. Seru juga sih, karena selain nambah temen, latian rutin 12 hari lumayan bikin tepar juga, heheheh. Biar tepar tapi seneng, dan tentunya selalu semangat. Apalagi tarian bidang-ku adalah Tari Ronggeng Blantek dari Betawi, tarian yang dulu pernah aku bawakan di masa kecil, hwaaaaa [you can see the rehearsal video --> here]. Anyway, rasanya lucu bertanding melawan 'saudara-saudara' Unit Tari sendiri, apalagi meskipun bersaing tapi kami tetap saling mendukung satu sama lain.




Defile Ronggeng Blantek - Bidang IV


Jadi? kamu juara nggak?
Ahirnya bidangku nggak masuk 3 besar siy, hanya sebagai Harapan I, tapi meskipun begitu aku senang, teman unit tari-ku dengan timnya di bidang lain ada yang berhasil meraih juara I dan juara II, dan semua sepakat kemenangan adalah milik kami semua. Aiiihhh ="> ~btw pada bingung nggak bacanya? maafkan ya kalau sedikit bingung, lagi susah cari kata-kata nih~ *alesan*


Any closing remarks?
Menari itu bisa dijadikan olahraga yang menyenangkan dan menyehatkan (^.^)v, sekedar info buat temans yang sudah menikah lama dan sedang program untuk hamil, coba deh ikut nari, mudah-mudahan sedikit membantu karena dengan gerakan-gerakan dinamis bisa melancarkan peredaran darah dan menguatkan otot rahim. Mohon maaf kalau informasi ini salah ya, tapi beberapa orang anggota Tim Tari angkatan sebelumnya sudah membuktikannya ;) kalo males latian bareng unit tari, latian sendiri di rumah juga boleh kok, nanti kalau mau aku kasih lagu & videonya ~ itung-itung olahraga bukan? ;) ~ heheheheh. Tapi konsultasi dokter juga ya, siapatau temans selain butuh olahraga, juga butuh kondisi mendukung yang lain (^^)/" ini mah sekedar saran ya, tanyakanlah pada ahlinya *tiba-tiba kuatir ditimpukin*.


...Ohiya, aku memang mendapatkan banyak sekali kritikan, masukan, dukungan dan ada pula yang memberi pujian. Untuk semua itu aku mengucapkan terimakasih banyak *sambil membungkuk dalam-dalam*. Aku juga mengerti, mungkin ada sebagian orang suka dengan yang kulakukan, ada pula yang nggak suka bahkan mungkin benci. Tapi aku rasa itu wajar. Masing-masing orang tentu punya preferensi bukan? Seorang teman pernah bilang, "teruslah menari Tie, teruslah bersemangat dan jadilah salah satu garda depan pelestari budaya kita" :"> Whaaaw. Very touchy. Maka aku juga cuma bisa berharap, semoga yang aku lakukan ini bermanfaat. Amin :)



I wanna dance with somebody,
I wanna feel the heat with somebody... [Whitney Houston]



**foto diambil semena-mena dari koleksi Vidya Hapsari (^^)v hihi. Luv ya!



Friday, 4 September 2009

after-that-long-pause







...another random thoughts and happenings on my long-pause-of-writing, so here it goes:

  • Thanking Allah the Almighty, my first dancing performance at the Office run smooth, though it wasn’t 100% perfect afterall. I’m glad to know that the audience gave such great responses, relieved all the weight off my shoulder and overwhelmed me with tons of self confidence. I did another two performances since then, and I still crave for more [to learn traditional-dances as much as I can] :p hmmwell, I’ll write more about my dancing activities in a seperate post.
  • [though I know it’s a little too late] Finally, I have my own Youtube account with my videos to share (^^;;) yay! For those who insterested in traditional dancing may come and see me and my friends' here. Let's preserve our national culture and be proud of it, shall we? :)
  • Thanking Allah the Almighty, my first and second week of Ramadhan went well and I felt like heavenly-blessed (^^)/" Don’t have to mention what I’ve done or what I’ve got, do I? If I should choose one theme for this Ramadhan, then it would be: Sabar, Syukur, Ikhlas ;) [eh, that’s three ya? :p]
  • Thanking Allah the Almighty, for keeping me save from that scary earthquake on September 2nd. It reminds me to the same disaster happend around Yogyakarta, three years ago. Three days ago in the afternoon, this huge-and-seems-strong office-building suddenly went unsteady. It’s like you can see the opposite building moved right to left. Some of my friends cried, some of them yelled “Allahuakbar!”, some other were rushed frantically down-through-emergency-stairs, I wonder, [in contrary] some still be able to update their FB status, of how shocked and exhausted they were, running down the stairs from the [....] floor, while my friend in 8-months-pregnancy just calmly down from the 21st floor [salute!] and she had no complaint at all. I felt so small and surrender my body and soul, my pray: “Allah, kuserahkan hidup dan matiku hanya padaMu ya Rabb. Mohon ampunanMu atas segala dosa dan khilafku dan orang-orang tercinta-ku Ya Rabb. Cukuplah Engkau sebagai penolongku... Cukuplah Engkau sebagai penolongku”. Yes it was. It was only a little reminder. And such an irony of how some of us only could remember the Almighty when death comes near. Naudzubillahimindzalik. My deepest condolence for the victim of this national disaster. May Allah SWT grants them the best place in THE HOUSE, amen.
  • Thanking Allah the Almighty, realized that I’m one of those lucky ones who still able to bought things I need want. These last two months, I decided to do some kinda ‘shoes-and-outfits’ buy-fasting due to some long-term-plans. Means, I only go for very-very-urgent-necessities (^^;;) it works, but unfortunately not for other desire, hee hee :D Now I can’t help myself from buying entertaining Audio-CDs [let’s blame my friends who keep giving me that round thing as a gift, heheheh]. I used to stick with my MP3 player with mini speaker in my room, but now... a portable CD player has become my truly beloved roomates :P [it’s such a gadget degradation, wasn’t it? hakakakak]. and again.. I’ll write more about this on seperate post. Yes, that’s-oh-a-promise :)
  • Thanking Allah the Almighty, my younger brother accepted to continue his study in his favourite City [@ the same college as me also]. As a friend ever said: “There will be thousands of reasons for you to come back here, sweetie.” And I guess he was right. Izinkanlah aku untuk slalu pulang lagi,... [~KLa]
  • Thanking Allah the Almighty, I [finally] finished this full-length notice to you guys. Heheh. Have a bright-blessed day, everyone ^_*


Thursday, 20 August 2009

Kamu Janji?



were promises made to be broken?



Sudah 3 kali aku belum memenuhi janjiku ke beberapa orang teman, alasannya bukan sengaja, bukan lupa apalagi dari awal berniat untuk mengingkari, tapi aku [nyaris] tak ada waktu merealisasikannya. Tak ada waktu menunaikan janji bertemu dengan seorang kerabat :P tak ada waktu ngirimin data sejibun ke temen yang sedang menunggu di seberang sana, tak ada waktu bahkan untuk menyalakan si Tottie malam hari untuk meng-upload video latihan nari. *ngiket kain di kepala* aku harus segera menunaikannya. Janji itu harus ditepati bukan? betapapun beratnya untuk dijalani, yang penting berusaha dulu ya kan? :) kalau memang nggak bisa sanggup menepati, ya nggak usah menjanjikan sesuatu.



Kesimpulannya, janji itu penting bukan?
Kalimat janjinya cuma sebaris, tapi kadang kita nggak hati-hati mengucapkannya.

Seringan apapun, tunaikanlah dengan segera.
Seberat apapun, berusaha dulu sekuat tenaga untuk menepatinya :)
Kalau benar-benar sudah nggak bisa, baru minta maaf.
~inget-inget deh, sebesar apa usaha yang sudah dilakukan untuk menepati janji? atau nggak berusaha sama sekali?~


...karena kadang aku sendiri juga capek menunggu terealisasinya janji-janji palsu :P

Saturday, 18 July 2009

Riddikulus!



Sayangnya, ini hanya untuk melumpuhkan Boggart.
tak bisa dipakai untuk Dementor :P



Obliviate!


Friday, 17 July 2009

seminggu lagi







deg-deg-an ih
seminggu lagi pementasanku yang pertama
setelah berbelas tahun nggak tampil.
Tarian Jambi yang kemarin itu udah diganti lagi
menjadi tarian Batak berjudul Rondang Bulan :)
dan total kami latihan kurang dari sebulan, seminggu 3x.
Duh, cukup nggak ya?
cemas. cemas. cemas.


Bismillahirrahmaanirrahiim, ah semoga semua lancar.
Kamu harus fokus tie, fokus, fokus!
Jangan pakai hitungan dalam hati lagi tie,
tapi harus pakai feeling :P
Let's give 'em the best, shall we? :)


semangad! \(^^)/

Thursday, 16 July 2009

Who's Calling?






Aku baru saja melakukan kebodohan :p Jadi sejak bergabung di divisiku ini aku punya kebiasaan [buruk] untuk tidak mengangkat telepon yang masuk ke ponsel ku kalau nomernya tidak dikenal atau tidak ber-ID. Aku beranggapan kalau masalahnya sungguh urgent dan orangnya bermaksud baik, tentu akan menghubungiku kembali melalui sms dan menyebutkan identitasnya. Ini terpaksa kulakukan karena aku sering menerima telepon dari pihak luar yang sangat mengganggu, baik tugas maupun privasi-ku. Maka setiap ada klien baru aku tak pernah menyarankan untuk menghubungiku ke ponsel, cukup ke kantor saja. Minggu ini aku bertugas meng-arrange wawancara seminggu penuh, karena sangat banyak, kali ini aku menghubungi salah satu interviewer yang belum pernah kugunakan jasanya sama sekali sebelumnya *baru kenal, istilahnya gitu* Nah bodohnya, ketika beliau meminta nomorku untuk konfirmasi ulang besoknya, aku memberikan nomor ponselku tanpa meminta balik nomor ponsel beliau *nggak konsen pas nelpon* :( maka terjadilah kekacauan 2 hari ini. Kemarin sore, ada telpon dari nomor tak dikenal sampai 3x. Seperti biasa, yang seperti ini aku cuekin aja. Pasti sms ah kalo penting, pikirku gitu. Orang itu nggak sms sama sekali. Jadi ya aku pikir orang ini iseng doang. Ternyata aku salah, salah banget malahan. Paginya, ketika aku baru siap-siap berangkat (keburu-buru MODE ON karna udah telat banget), nomor itu nelpon lagi, 2x. Iiihh. Siapa sih ini? Dengan setengah bersungut-sungut elegan *coba bayangkan bagemana itu?* akhirnya aku angkat telpon yang ketiga.

"Assalamu'alaykum"
"Alaykumsalam, Utie! ini saya (nyebutin nama) dari kemarin saya hubungi kok susah ya?"

WADUH! celaka dua belas! ternyata si Bapak-Interviewer-yang-kemarin-kukasih-nomorku-ituuuuuuuuuu *seraya memukul jidat*

*mulei cari alasan yang pas di waktu sempit*
"mmmm.. nggg.. ngg.. maaf Pak.. ngg.."
"Wawancara pagi ini jadi nggak ya Ut? Saya kemarin nelpon mau konfirmasi itu"
"Oh-Jadi Pak! mohon maaf.. bla ba bla yadda yadda yadda" :P
"Oh yasudah nggak papa, sampai ketemu nanti ya Ut"
Pweewwh... Untung Bapak-nya nggak marah :D dan kedengerannya orangnya ceria dan humble sekali, padahal dulu beliau termasuk orang yang sangat penting di kantorku ini. Pweeeewwwh alhamdulillah :)


Gara-gara ini bukan berarti aku menghentikan kebiasaanku nggak mau mengangkat telpon gak dikenal ya, tapi mungkin besok-besok harus lebih fokus dan konsentrasi :D juga selalu inget untuk nanya balik nomer telpon orang yang kukasih nomer telpon :P uhuk uhuk uhuk *batuk*

Sunday, 12 July 2009

Tom Yam Kung






Kalian masak apa minggu ini? udah ada ide buat minggu depan? :) Aku kemarin mencoba masakan dengan bahan dasar Udang. Biasanya aku cuma bisa masak udang goreng tepung atau udang bakar yang gampang, tapi kali ini aku pingin nyoba sesuatu yang lain, yaitu sup. Iya, aku suka sekali dengan sup Tom Yam Kung. Hehe, jangan salah tebak yah, Tom Yam Kung ini bukan berarti terdiri dari TOMat, aYAM dan kangKUNG loh :D Masakan khas Thailand yang rasanya segar, asam, manis, pedas ini menggunakan kaldu udang yang gurih dan enak ^^)v Sebenernya aku belum pernah ke Thailand siy, kenal Tom Yam di tahun-tahun terakhirku tinggal di Jogja. Tapi waktu itu rasa Tom Yam yang kubeli cuma menang pedesnya aja :( padahal kan aku nggak begitu suka pedas yang bikin perut panas :P Nah, Tom Yam yang paling berkesan buat aku adalah yang kumakan waktu dinas ke Magelang. Aku lupa nama restorannya, tapi rasa pedasnya buat aku pas banget ;)

Seminggu yang lalu waktu aku belanja mingguan, aku naksir dengan udang pacet yang ukurannya gede-gede banget $__$ Whiiiwww.. *getok utie, naksir kok sama udang???!!* pikirku kalo dibakar pasti puas banget nih. Akhirnya aku membeli 2 Ons (kira-kira dapet 12 ekor) udang, yang baru sempet kumasak Sabtu kemarin ^^)v ~harganya terjangkau kok, dan menurutku sangat worthed untuk masakan spesial seperti ini *halah*~. Aku berubah pikiran untuk memasak Tom Yam setelah googling resep udang :D Aku mendapatkan resepnya dari Blog Resep-nya mbak Faika (thanks ya Mbak.. setelah melihat-lihat beberapa resep OnLine, sepertinya yang ini yang paling cocok dengan bayangan resepku sebelumnya). Seperti biasa.. aku membuatnya dengan mengganti beberapa bahan dengan yang kupunya di dapur, misalnya kaldu jamur aku ganti dengan bawang merah, bawang putih, gula dan garam. Lime juice aku ganti dengan perasan jeruk nipis, aku juga nggak pake daun ketumbar [gak sempet nyari :P], dan kutambah wortel agar sedikit 'berisi' sayur, tapi menurutku rasanya tetep oke kok, meskipun mungkin nggak se-pedas yang di restoran yah :) Mau coba? Yuk, mari kita bikin Tom Yam Kung versiku berikut ini:


Bahan-Bahan:

Udang, bersihkan dari kepala dan kulitnya
Jamur putih
Bawang Putih dan Bawang Merah untuk kaldu secukupnya
Garam
Gula
Sereh 2-3 batang, digeprek
Laos ukuran sedang, potong menjadi 3 lalu digeprek
Daun Jeruk 3 lembar, disobek
Tomat ukuran sedang, dipotong kotak kecil
Bawang Merah besar satu siung
Cabe rawit
Fish Sauce 2 sdm
Wortel 1 buah, dipotong kotak kecil/sesuai selera


Cara Membuat:

  1. Bersihkan udang dari kepala dan kulitnya, sisakan ekornya. Cuci bersih, lalu pisahkan kepala dan kulit untuk membuat kaldu. Daging udang yang sudah dicuci bagian punggungnya di-seset/diiris untuk menghasilkan bentuk udang seperti bunga :) *jangan sampe kebelah 2 yah* setelah itu bisa di-ungkep dengan garam dan jeruk nipis untuk menghilangkan amis, semenatara itu kita buat kaldu dengan merebus kepala dan kulit yang sudah kita pisahkan tadi ke dalam 2,5 gelas air mendidih selama kurang lebih 3 menit :) Lalu masukkan bawang putih dan bawang merah cincang sedikit (2 siung bawang putih, 1 siung bawang merah), garam 1 sendok teh peres, dan gula satu sendok teh peres untuk menciptakan efek karamel. Setelah aromanya harum, angkat dan saring kaldu yang sudah jadi.
  2. Rebus kaldu dengan panas sedang, lalu masukkan sereh, laos, dan satu siung bawang merah ukuran besar yang digeprek, dimasak selama kurang lebih 3 menit.
  3. Masukkan jamur, daun jeruk dan wortel, rebus kurang lebih 1 menit, lalu masukkan potongan tomat, masak sampai wortel empuk dan tomat lunak.
  4. Masukkan cabe rawit yang sudah digeprek dan diiris ujungnya. Aku menggunakan 4 cabe rawit untuk menghasilkan rasa pedas sedang dalam 2,5 gelas kaldu. Jadi bisa dikira-kira sendiri yah kalo mau lebih pedas/mau dikurangi pedasnya :)
  5. Masukkan udang, masak sampai udang merah matang (kira-kira 30 detik), tambahkan fish sauce, aduk. Matikan kompor, lalu selagi panas, tambahkan perasan jeruk nipis. Sup Tom Yam Kung segar siap dihidangkan hangat-hangat :)


Notes:
Tom Yam Kung Soup ini biasanya disajikan sebagai appetizer atau penggugah selera :) tapi monggo aja kalau mau dimakan pakai nasi yah, kemarin adikku mencobanya dan menurutnya cocok-cocok saja :P yang aku bikin ini kira-kira cocok untuk 3-4 orang, atau untuk 2 orang yang tidak ingin makan apa-apa lagi setelah makan ini :P hehe.. Kalau mau lebih 'berisi' menurutku oke juga ditambahkan daging ayam yang dipotong dadu. Karena kemarin ayamnya nggak tersedia jadi nggak kumasukkan deh, tapi mudah2an kapan-kapan bisa nyoba atau ditambahin variasi yang lebih seru lagi :D Ohiya jangan kawatir, bahan masakan seperti: Laos, Daun Jeruk, dan Sereh sangat mudah didapatkan, tinggal ke tukang sayur dan bilang "BumBu Dapur" ;) nanti kamu akan dapat seplastik dengan isi bumbu dapur yang kumplit. Sedikit menyimpulkan, dari semua jenis kaldu alami yang pernah kumasak (kaldu ayam, sapi, bakso, udang), menurutku kaldu udang memang paling enak. So i think you should give it a try ;) resep ini masih bisa dikembangkan lagi sesuai selera. Kalau ada diantara kalian yang mencoba dan mau menambahkan ide, any advises are welcome yah :) Selamat mencoba...



"And turn not thy cheek away from people in [false] pride, and walk not haughtily on earth: for, behold, God does not love anyone who, out of self- conceit, acts in a boastful manner"
(QS 31:18)


Saturday, 11 July 2009

Yahoo! services will be closed!

Eh, udah pada tau belum?
Yahoo! services [akan] ditutup!


Yang ditutup itu layanan Yahoo! 360° dan Yahoo! GeoCities. Bagi kalian yang menggunakannya, cepat-cepatlah buat backup file-file yang berarti, dan pindahkan ke domain lain [kalau masih berminat membuat halaman serupa di jejaring laba-laba ini]. Bagi kalian yang tidak menggunakannya, dan mungkin kurang familiar dengan layanan ini, beklah.. akan aku coba deskripsikan sebagai berikut:


Yahoo! 360° adalah semacam situs social networking yang dibikin Yahoo!, munculnya setelah Friendster booming deh kalo nggak salah. Disitu ada profile picture, personal information, friends list, [semacam] tag/shout board to-say-Hi, blog, dan thumbnail dari flickr page kita ~jika ada~ [ini karena account flickr berasosiasi dengan account Yahoo!, red]. Aku nggak inget dulu bikin karna apa ya? hemmm.. kayaknya waktu itu pas login Yahoo! Mail ada tawaran dari Yahoo! untuk bikin 360. Karna pengen tau, aku coba-coba aja iseng-iseng. Nggak perlu bikin ID lagi, login dengan single Yahoo! ID aja cukup, maka apa susahnya? :P ternyata si halaman iseng-iseng ini lumayan aktif untuk beberapa bulan, ada beberapa temen yang juga punya halaman 360, masuk friend list, nulis beberapa postingan di fasilitas blog nya, ada yang kasi testimonial iseng-iseng dan [ternyata tanpa kusadari karna tak pernah kubuka lagi] ternyata ada juga yang ninggalin komen di shoutbox :P hehe. Aku juga pernah menulis tentang halaman 360 ku ini waktu aku mengalami blogger's block di --> blog aku yang ini :D Sayangnya layanan ini dihentikan Yahoo! officially mulai minggu depan. Reminder dari Yahoo! untuk mulai mindahin konten 360 ke Yahoo! profile yang baru sudah masuk ke mailbox kira-kira sebulan lalu, tapi baru sadar kemarin-kemarin. Dan kurasa setelah ada FS dan FB, I ain't gonna join any networking site anymore:P Berhubung mulai tanggal 13 Juli besok situs 360 ini sudah nggak eksis lagi, jadi yah.. cuma bisa diliat skrinsyutnya aja sekarang :)







Yahoo! GeoCities adalah layanan web space dan web hosting cuma-cuma dari Yahoo!. Serupa dengan 360 dan flickr, GeoCities hanya memerlukan Yahoo! ID untuk login dan mulai membangun web. Iya, dulu waktu belum sesibuk sekarang *taelah* aku termasuk seorang penggila WWW yang cukup parah. Aku tertarik belajar mendesain maupun membuat layout web page dan web log (yang kemudian dikenal dengan istilah 'blog', red) sendiri, aku selalu penasaran dengan hyper-text markup language (html), cascading style sheet (css) dan Java. Setelah bereksperimen membuat desain layout blog sendiri, aku mulai penasaran dengan pembuatan situs pribadi atau personal homepage. Jaman-jaman itu, situs yang menyediakan space dan hosting gratis selain GeoCities adalah Angelfire dan Tripod [saat ini kedua free domain tersebut terasosiasi dengan account lycos mail, red]. Sebenernya dengan wordpress maupun blogspot, bisa juga membuat multiple pages untuk personal homepage, tapi buatku masih ribet waktu itu, karna harus bikin root-root yang misah dari home. Akhirnya waktu itu aku memilih geocities karna simple dan space yang disediakan cukup memadai :) *jaman itu loh* Lagipula cuma buat iseng doang, serta hobi dan hasrat 'ingin bisa' juga jadi tersalurkan, kenapa enggak? :) Kekurangannya cuma, banner ads sebelah kanan yang suka muncul, yang menurutku itu cukup mengganggu [namanya juga gretongan, hehe].

Selain bikin personal hommie iseng-iseng, aku juga sempet bikin proyek ecard interactive, proyek wedding webpage, dan script untuk bikin contractible header di halaman lain ~ masih di account GeoCities yang sama(tidak ditampilkan link nya pada hommie karena aku bikin di hidden root :P) Sebagai amatiran, newbie dan dummy yang nggak pernah dapet materi kuliah komputing, untuk alat bantu pengerjaan secara offline aku memilih menggunakan Microsoft Front Page (sekarang udah nggak keluar lagi, diganti dengan Microsoft Expression Web, red), [pernah nyobain] Macromedia Dreamweaver [sebelum akhirnya kembali ke MSFP], Notepad, dan software image-editor berupa Adobe Photoshop, Adobe Photo-Paint, ACDSee, and so on. Whuaah, waktu itu bisa nggak tidur hanya karena penasaran dengan kode-kode yang belum selesai atau hasil akhirnya belum nampak seperti yang aku inginkan. Hwaaaaa.. kalo sekarang udah banyak lupa deh :P lagian kalo sekarang lebih suka tampilan simple kayak gini, tanpa ditambahi macem-maceman. Kadang pingin sih ngutak-ngatik lagi, timbul keinginan untuk bereksperimen lagi dengan warna-warni, tapi aku nggak punya cukup banyak waktu luang lagi :) Sebenernya sedih juga ya, layanan GeoCities ini akan ditutup tanggal 26 Oktober 2009 besok, dan pihak Yahoo! menyarankan untuk memindahkan konten web ke layanan Yahoo! yang berbayar :P *ih, males deh* But anyway, aku tetap bersyukur karena sudah berkesempatan untuk belajar banyak hal disitu :) alhamdulillah. Aku belum memikirkan mau mindahin konten web-ku kemana [atau perlu nggak sih dipindahin? apa didiemin aja gitu biar ilang sendiri? :D], secara juga nggak pernah diutak-atik lagi. Tapi kalo mikirin kode tampilan halaman yang udah dibikin, gambar-gambar, background, dan backsound yang kusimpen disitu sayang juga sih ya sebenernya. Tapi mau dipindahin di mana yah? :P *penting nggak si?* :D






Ehiya,
Tadinya aku sempet juga terobsesi pengen punya web dengan domain nama sendiri, seperti www [dot] utie [dot] com gitu :P *narsis yak?* tapi pas lagi pengen-pengen banget, malah ternyata udah ada yang punya meskipun halamannya kosong. Pas aku cek di whois.com, ternyata pemiliknya di Cayman Island sana, di register sampe taun 2012 :D yasuwd, tak jadilah aku bikin web dengan domain pribadi [bentuk pembelaan dari "tak mampu"]. Sekarang aku cek lagi malah udah dijual lagi tuh domainnya. Tapi males ah, udah nggak ada waktu lagi 'ngopeni' nya, lagian mau diisi apaaaa coba ya *kok jadi nampak seperti situs meng-iklan* HAhaha jadi pengen ketawa. Boro-boro deh bikin situs pribadi, blogwalking aja udah jarang, bahkan aku juga belum punya waktu untuk merealisasikan proyek bikin OnLine Progress Report dan software yang memudahkan working process di bagianku sendiri [cita-cita terpendam nih :P]. ~demikianlah~ Jadi aku akan tetap mblogging di sini saja ;)


Yasudahlah, bye bye Yahoo! services,
I'll just put the screen-shots here as a keepsake :)



"...and you are not given aught of knowledge but a little.." (QS 17:85)