Romantic VS Dis-honesty :P
Girl : *catches her boyfriend's eyes (seem like) looking at a beautiful girl walking in front of them*
Girl : Her hair looks really great, doesn't it? smooth, long and shines-healthy unlike mine :(
Guy : *gently runs his hand through the Girl's curly hair* Yours are great too, my dear :) I love to see everything about you.
Girl : Awwwwww! :"> *blush blush*
***
Whatta Hot Afternoon @ The Beauty Salon
Customer: *opens up her veil, letting the hair-dresser holds her hair to be washed*
Hair-dresser: WOW! you have such a lovely hair, Miss! ;D
Customer: [since no one ever praised her hair before] Thank you :"> *blush blush*
Hair-dresser: [starts to babble]...too bad it seems that you have a problem with dandruff, eh? Even though it looks great outside, but your hair's pretty crumbly. You see you have such a lot of hair-loss. Hummm, by the way, How often do you take cream-bath for your hair? You should see me more often to repair these damages ;D
Customer: Eh??? :O [Bloody Hell! >:D]
***
Jakarta is Getting Hotter These Days!
[in front of the mirror, staring at her hair]
Me: Hemmmm... I think I need to have my hair-cut (^.^)v
Showing posts with label girlie. Show all posts
Showing posts with label girlie. Show all posts
Sunday, 13 September 2009
Tuesday, 12 May 2009
smiling, dancing, everything is free
... all you need is positivity (Spice Up Your Life - Spice Girls)

It's been 14 years since I left the dancing activities. Huuummh quite a long time, huh? :p at that time, I used to play the Jaipong [of West-Java] and Ronggeng [of Jakarta]. However, I always love the art of dancing and miss those moments where I can move my body freely [and-quite-hard-beautifully] here and there. Even until now, I'm still curious to find out how to play the Srimpi dance [of Central Java] and Saman [of Aceh]. Well, that's why when the labour union advertised the opening of this "Traditional-Dance" class, I decided to join ;) Hey, it's only once a week in the afternoon after office hours, [plus: it's a good way to stay healthy and to relieve the emotions. Oh-and-plus-plus: it's free!] so why not?
We had our first meeting today and we practiced the "Serampang Dua Belas" dance. As I was having troubles sychronizing my hand-and-foot-work with the rhythm, my dance turned out to be... "serampangan dua belas" :D
Tuesday, 24 February 2009
Unload The Beauty Case
Ahhh liat deh kantong Anna Sui pink diatas ituh. Cantik yah? :) itu si beauty case alias tempat make-up yang baru kubeli wiken kemarin. Aku nggak akan membahas ribetnya definisi "Cantik" atau "Menarik" yang berbeda bagi tiap orang yah. Aku yakin kita semua punya pengertian masing-masing, where some say beauty is in the eyes of the beholder [mengutip Beauty Case nya Icha]. And I do believe beauty is not always on the face, but also in the heart, and attitude, and to sum up: inner beauty :) Tapi disini aku nggak akan ngomongin dilema filosofis yang berat-berat kayak gitu, aku akan membahas tentang isi kantong ajaib bernama Beauty Case itu saja. Well in my case, her name is Anna Sui :D
Ceritanya, sebelumnya aku menaruh bedak dan teman-teminnya bertebaran aja gitu di tas besar ku, tapi setelah agak repot mencarinya [baca: mengaduk-aduk isinya] kalo lagi urgent, jadilah aku beli si Anna Sui itu *telat banget yak*. FYI, si Anna Sui isinya cuma beberapa make-up kit standar yang kugunakan sehari-hari. Aku nggak biasa bawa banyak-banyak/semua beauty kit, wah.. bisa nggak muat :D Lagian, kalo nggak ada undangan nikahan, aku nggak akan memakai make-up lainnya selain isi si beauty case ini. You see, sebenernya dulu aku termasuk orang yang gak terlalu suka dandan-dandan banget. Tapi karena pekerjaan menuntut aku selalu bertemu orang banyak [dan orang penting :P] jadi mau nggak mau harus belajar mewarnai wajah supaya nggak terlihat pucat seperti hantu :D heqeqeq. Hyea hyea.. aku tau kalian pasti mikir "normal banget buat cewek itu mah Tie", tapi isi beauty case tiap cewek itu beda-beda loh. Beda kepribadian beda juga 'peralatan-wajib' nya, hihihi. Aku juga bukan termasuk orang yang jago dandan si, tapi suka aja kalo' makeover yang kulakukan hasilnya tampak seperti mauku (gak terlalu menyolok tapi terlihat segar.. hoho). Hemmm.. jadi kepikiran mau mengupasnya di sini.
Baeklah kalau begitu.. mari kita bongkar! >:)
1. The Body Shop All in One Face Base #3
I'm such a huuuuugeee fan of The Body Shop ^^)/" bedak ini berfungsi ganda, bisa jadi alas bedak dan juga sekaligus bedak. Aku suka memulasnya tipis saja, warnanya natural dan nggak akan membuatmu terlihat seperti memakai 'topeng' hihi. Butirannya halus, cerah di wajah dan hasilnya cukup tahan lama jadi nggak harus touch-up berkali-kali, dan nggak membuat wajahmu berminyak :) tapi sebelumnya biasanya aku pakai pelembab dulu, karena kulitku kering. Pelembab yang aku pakai The Body Shop Vitamin E Moisture Cream (gak pernah kubawa-bawa). Tapi nih menurutku, bedak tuh cocok-cocokan siy ya, biasanya kalau nggak cocok pake bedak, kulit akan alergi atau gatal-gatal. Alhamdulillah aku baik-baik saja (dan cocok banget ^^) pake ini, padahal kulitku termasuk sensitif dengan make-up, jadi cukup recommended untuk penggunaan make-up ringan sehari-hari. Bedak ini juga cukup irit, biasanya punyaku tahan 3 - 4 bulan, lumayan kan? Oh iya, kalau harian/dirumah aja biasanya aku cuma pakai loose powder Etude atau bedak baby aja :P ringan dan wangi. hihi *eh, gak ada yang nanya ya*
2. Revlon Powder Blush: Pink Blush #16
Pertama pakai blush on ini, I was like in looooveee instantly :P kenapa? karena warnanya natural banget dan bisa diatur 'kemerahan' nya di pipimu. Aku nggak suka pemerah pipi yang hasil akhirnya nampak seperti orang ditampar :D jadi aku memolesnya tipis sekali saja and voila! dia akan membuat pipi seperti merona pink segar. Mau ada undangan nikah? tinggal diusap 2 sampai 3 kali untuk membuat pipimu tampak "berwarna". Pssst.. Tips nih ya, kalau mau pipi merona alami, coba olahraga lari2 deh. Lari2 kecil di lapangan, atau lari mengejar bus, hihi :p selain sehat, rona pipi-mu akan terlihat sangat alami dan cantiiiik, pastinyaa. [Nah, udah dapet ide kencan sekarang?]
3. L'Oreal Telescopic Clean Mascara
Mascara ini cukup ringan dipakai dan sikatnya memisahkan bulu mata dengan sempurna tanpa menggumpal. Kalau mau bulu mata nampak tebal dan panjang secara natural, mascara ini cukup bagus untuk pemakaian sehari-hari. Tapi kalau mau yang "dramatis" dan tahan lama untuk acara khusus, menurutku Maybelline Volum' Express HyperCurl Mascara lebih hoke doke ^^ Tapi hati-hati makeknya ya, kalau terlalu bersemangat bisa terlalu berat nanti bulumata nya.
4. The Body Shop Born Lippy Strawberry Lip Balm
Oh I love love love loooooove this Lip Balm. There's no way I'm going somewhere without wearing it. Lembab segar dan mencerahkan bibir, bukan membuat bibir-mu nampak berminyak seperti habis makan gorengan :D dan tentu saja aku suka sekali dengan wangi stroberinyaaaa. Kalau aku ke kantor (tanpa ada acara khusus) aku cukup mengoleskan si Born Lippy ini (tanpa tambahan lipstik) and it's like: "Hey, I'm drop-dead-gorgeous!" :D hahaha [lagi-lagi] hiperbola.
5. The Body Shop Liquid Lip Colour #4 Blush Pink
Liquid lip colour ini aku pakai kalo ada acara khusus/meeting/acara semi-formal lainnya. Karena cair, ini bisa membuat bibirmu tampak lebih penuh dan shiny ^^ daaaaannnn... karena pada dasarnya bibirku sudah penuh dari sananya [heqeqeq hayoloh dilarang protes!], jadi aku pakai ini tipis saja untuk mewarnai bibir supaya nampak sedikit glossy pinky natural [baca: supaya nampak dewasa sedikit :p].
6. Maybelline Watershine Classic Plum
Lipstik ini aslinya shiny, tapi aku suka karena bisa jadi matte kalo' dioles tipis-tipis di bibirku. Lucu yah? :P warnanya pink sheer keunguan, tapi jangan bayangin ungu terong loh ya, heqeqeq. Pink muda keunguan lila. Lipstik ini juga kupakai kalo' ada acara khusus/meeting dengan pihak ketiga aja :D biar nggak ditanya-tanya "baru lulus ya Mbak?" haiiyyyyaaa...
7. L'Occitane The Vert Green Tea - Solid Perfume
Solid perfume ini harusnya dipakai cuma buat touch-up. Bentuknya seperti balsem dan cara pakainya dioleskan di kulit. Aku suka sekali baunya yang segar dan menenangkan. Bikin pengen senyuummm aja bawaannya [hya hya hya, aku tau kalian pasti pada pengen bilang "utie aneh" :D ih.. BIARIN!]. Paling pas kalau dipakai di tengah hari atau habis beraktivitas. Untuk sehari-hari aku lebih suka pakai The Body Shop Perfume Oil Vanilla yang hangat :) tapi nggak aku masukin ke si kantong karena botolnya gendud jadi tak muat :D
Eh tunggu, jadi bisa bayangin nggak hasil dandan-ku yang minimalis itu? ^^ Tapi sebenernya kayak apapun dandannya, mau tipis mau tebel, as long as you feel good about it, then nothing is wrong. I guess :) Just... know what you like and what you don't, look appropriate for where you going, wear that make-up with confidence, and embrace your individual style.
And...
No matter what you wear on your face, the best thing is when you smile and then someone says "you're beautiful, inside and outside", even when you feel you're on your most ugliest face ^^ hihi.
--hwaah aku malah jadi me-review produk nih ya daritadi, hehe. Well well, semoga bermanfaat. Mungkin kamu juga jadi mau bongkar-bongkar Beauty Case mu?
*aahhh.. writing about girl-things really does make you feel good, aight? I won't write mellow-yellow or irritating stories too much, as if we don't have enough problems already :)
Saturday, 24 May 2008
Paris Made in Japan
hemmm... pasti pada berkerenyit baca judulnya yah :D
Postingan kali ini bukan tentang Ibukotanya Perancis yang terkenal itu.
Juga bukan ngomongin negara sakura yang aku-sangat-ingin-pergi-kesana itu.
Paris yang kumaksud disini adalah..
[apa coba haiyoo. coba dong tebak dulu]
Postingan kali ini bukan tentang Ibukotanya Perancis yang terkenal itu.
Juga bukan ngomongin negara sakura yang aku-sangat-ingin-pergi-kesana itu.
Paris yang kumaksud disini adalah..
[apa coba haiyoo. coba dong tebak dulu]

Hiyaa. salah salah salah. salah semua!
yang bener, Paris yang kumaksud disini adalah nama Kain.
He euh. bahan kain yang digunakan sebagai kerudung/jilbab.
katanya si namanya kain Fual Paris asli Jepang, gituh. lucu ya? :p
pertama kali aku kenal bahan kain/jilbab ini waktu aku
masih OJT di tempat kerjaku sekarang.
pertamanya aku agak kaget melihat kainnya beserta harganya.
APAA? cuma kain polos begini doang, harganya segitu? makjaaaaaang mahalnyaaaa
--- FYI, jgn dibayangin yg mahal-mahal banget deh yah :p maklum, tahun-tahun awal ku pake jilbab, harga jilbab yang kupakai standar-standar aja gitu. Buatku gak terlalu penting harganya, murah sih hyukk ajah, asalkan nyaman dipakai dan yg penting warnanya matching dengan baju dan rapi gitu. Dulu nih, dengan harga si PARIS itu aku udah dapet jilbab sutera cantik bermotif yang haluuus banget, sampe disayang-sayang makeknya, takut lecet atau bahkan bolong kalo setrikanya kepanasan. kekekek ---

Jadi, setelah aku meng-amat-amati si Kain ini dengan seksama,
harganya menurutku cukup reasonable,
katanya si ada yang KW1, KW2, dst.. (KW=kualitas, red)
dengan beda harga 20K masing-masing KW-nya.
trus katanya lagi, kalo yang KW1 itu ada tulisannya "made in Japan"
trus biasanya yg di-wolsum hanya 2 sisi jilbab dari total 4 sisinya.
biasanya aku mbedain dari tekstur kainnya aja si. KW1 biasanya lebih halus.
dan setelah kucoba beli satu, kok jadi suka yah :)
nyaman dan enak gitu dipakainya.
Nah, mari kita bahas satu-satu keistimewaan si Paris ini:
pertama, warna-warnanya menarik.
dari warna-warna muda, warna pastel yang lembut
sampe eye catching dan bold, semua ada.
mungkin kalo kayak layar HP,
warnanya bisa 250 ribu sekian warna [ini hiperbola, jangan dianggap serius]
karna untuk satu warna aja, misalkan pink,
itu ada setiap tone warna nya, gitu. lucu2 dan cantik.
lalu, keunikan kedua:
kain jenis ini teksturnya halus tapi cepet rapi.
jadi kamu gak usah kuatir jika melipatnya menjadi segiempat kecil
untuk dimasukan kedalam tas/koper kala berpergian.
Misalnya, pas kamu pakek, dia bakal tetep rapi jali aja gitu,
tanpa disetrika ulang. biasanya jilbab dari bahan lain [apalagi sutera china]
ketika kamu lipat segitiga untuk dipakai, di
bagian kening akan ada motif tambahan berupa bekas lipatan 'menyilang',
karena sebelumnya si kain itu dilipat segi-empat, ya kan?
[blah, penting ga si cerita detil gini?]
Nah, dengan si Paris ini kejadian seperti itu nggak akan terjadi
;) Oke kan?
keunikan ketiga:
menurut cerita ibu distributor kain,
konon kain jilbab ini dipromosikan oleh wanita-wanita Arabian-Pakistan.
Umumnya mereka makeknya tinggal di-ubet gitu [bhs Indonesianya apa yah]
tanpa peniti satu pun, tapi tetep aja rapi.
Nah, ini juga sudah kubuktikan dan memang benar :D yihiiiy!
jadi si kain segi empat besar itu dilipat segitiga.
Pakaikan di kepala dengan cara melingkari wajah dengan kain,
dan pertemukan sisi kiri dan kanan kain di bawah dagu. tahan disitu.
sisa kain biarkan menjuntai dengan pajang yang sama.
Terus diapain?
nah, ambil salah satu sisi kain yang menjuntai itu,
putarkan ke sekeliling tengah kepala,
sampai si ujung sisi kain itu sampai di dagu di sisi kain itu bermula
[jangan bingung, maksudnya: kalo kamu ambil juntaian sebelah kanan,
lingkarkan di setengah kepala lalu dia akan sampai ke dagu sebelah kanan juga].
Nah, tanpa peniti, masukan ujung juntaian yang diputer tadi
kedalam lipatan kain yang ada di dagu. voila. jadi deh!
[foto step by step nya kapan2 yah. lagi nggak bagus difoto nih, halah :p]
keunikan keempat:
karna kainnya polos aja, kamu yang kreatif
bisa nambahin macem2 aksesoris manis di kain ini
disematkan bros jadi keliatan anggun,
diubet jadi pita terlihat manis,
yang suka bikin prakarya handmade,
bisa nambahin mote-mote bling bling
[yg tinggal disetrika nempel ituh]
yang suka jahit menjahit,
bisa nambahin sulaman cantik, macem-macem deh..
[bisa dibisnis-kan ituh sebenernya, aku si dah ga sempet lagi, hehehe :p]
ada beberapa temenku yang saking sukanya,
sampai mengoleksi si Paris ini berpuluh-puluh warna. ck ck ck.
Aku baru beli beberapa warna si, suka tapi nggak mengoleksi :p
buatku si warna-warna netral yang kupunya ini
cukup mudah dipadankan dengan baju-bajuku.
eh tapi aku belum punya warna abu-abu ni..
susah banget nyarinya
ada yang mau nyariin? heuheuehueheu *grin*
yang bener, Paris yang kumaksud disini adalah nama Kain.
He euh. bahan kain yang digunakan sebagai kerudung/jilbab.
katanya si namanya kain Fual Paris asli Jepang, gituh. lucu ya? :p
pertama kali aku kenal bahan kain/jilbab ini waktu aku
masih OJT di tempat kerjaku sekarang.
pertamanya aku agak kaget melihat kainnya beserta harganya.
APAA? cuma kain polos begini doang, harganya segitu? makjaaaaaang mahalnyaaaa
--- FYI, jgn dibayangin yg mahal-mahal banget deh yah :p maklum, tahun-tahun awal ku pake jilbab, harga jilbab yang kupakai standar-standar aja gitu. Buatku gak terlalu penting harganya, murah sih hyukk ajah, asalkan nyaman dipakai dan yg penting warnanya matching dengan baju dan rapi gitu. Dulu nih, dengan harga si PARIS itu aku udah dapet jilbab sutera cantik bermotif yang haluuus banget, sampe disayang-sayang makeknya, takut lecet atau bahkan bolong kalo setrikanya kepanasan. kekekek ---

Jadi, setelah aku meng-amat-amati si Kain ini dengan seksama,
harganya menurutku cukup reasonable,
katanya si ada yang KW1, KW2, dst.. (KW=kualitas, red)
dengan beda harga 20K masing-masing KW-nya.
trus katanya lagi, kalo yang KW1 itu ada tulisannya "made in Japan"
trus biasanya yg di-wolsum hanya 2 sisi jilbab dari total 4 sisinya.
biasanya aku mbedain dari tekstur kainnya aja si. KW1 biasanya lebih halus.
dan setelah kucoba beli satu, kok jadi suka yah :)
nyaman dan enak gitu dipakainya.
Nah, mari kita bahas satu-satu keistimewaan si Paris ini:
pertama, warna-warnanya menarik.
dari warna-warna muda, warna pastel yang lembut
sampe eye catching dan bold, semua ada.
mungkin kalo kayak layar HP,
warnanya bisa 250 ribu sekian warna [ini hiperbola, jangan dianggap serius]
karna untuk satu warna aja, misalkan pink,
itu ada setiap tone warna nya, gitu. lucu2 dan cantik.
lalu, keunikan kedua:
kain jenis ini teksturnya halus tapi cepet rapi.
jadi kamu gak usah kuatir jika melipatnya menjadi segiempat kecil
untuk dimasukan kedalam tas/koper kala berpergian.
Misalnya, pas kamu pakek, dia bakal tetep rapi jali aja gitu,
tanpa disetrika ulang. biasanya jilbab dari bahan lain [apalagi sutera china]
ketika kamu lipat segitiga untuk dipakai, di
bagian kening akan ada motif tambahan berupa bekas lipatan 'menyilang',
karena sebelumnya si kain itu dilipat segi-empat, ya kan?
[blah, penting ga si cerita detil gini?]
Nah, dengan si Paris ini kejadian seperti itu nggak akan terjadi
;) Oke kan?
keunikan ketiga:
menurut cerita ibu distributor kain,
konon kain jilbab ini dipromosikan oleh wanita-wanita Arabian-Pakistan.
Umumnya mereka makeknya tinggal di-ubet gitu [bhs Indonesianya apa yah]
tanpa peniti satu pun, tapi tetep aja rapi.
Nah, ini juga sudah kubuktikan dan memang benar :D yihiiiy!
jadi si kain segi empat besar itu dilipat segitiga.
Pakaikan di kepala dengan cara melingkari wajah dengan kain,
dan pertemukan sisi kiri dan kanan kain di bawah dagu. tahan disitu.
sisa kain biarkan menjuntai dengan pajang yang sama.
Terus diapain?
nah, ambil salah satu sisi kain yang menjuntai itu,
putarkan ke sekeliling tengah kepala,
sampai si ujung sisi kain itu sampai di dagu di sisi kain itu bermula
[jangan bingung, maksudnya: kalo kamu ambil juntaian sebelah kanan,
lingkarkan di setengah kepala lalu dia akan sampai ke dagu sebelah kanan juga].
Nah, tanpa peniti, masukan ujung juntaian yang diputer tadi
kedalam lipatan kain yang ada di dagu. voila. jadi deh!
[foto step by step nya kapan2 yah. lagi nggak bagus difoto nih, halah :p]
keunikan keempat:
karna kainnya polos aja, kamu yang kreatif
bisa nambahin macem2 aksesoris manis di kain ini
disematkan bros jadi keliatan anggun,
diubet jadi pita terlihat manis,
yang suka bikin prakarya handmade,
bisa nambahin mote-mote bling bling
[yg tinggal disetrika nempel ituh]
yang suka jahit menjahit,
bisa nambahin sulaman cantik, macem-macem deh..
[bisa dibisnis-kan ituh sebenernya, aku si dah ga sempet lagi, hehehe :p]
ada beberapa temenku yang saking sukanya,
sampai mengoleksi si Paris ini berpuluh-puluh warna. ck ck ck.
Aku baru beli beberapa warna si, suka tapi nggak mengoleksi :p
buatku si warna-warna netral yang kupunya ini
cukup mudah dipadankan dengan baju-bajuku.
eh tapi aku belum punya warna abu-abu ni..
susah banget nyarinya
ada yang mau nyariin? heuheuehueheu *grin*
Monday, 17 March 2008
lipstik

aku termasuk orang yang susah milih warna lipstik.
kalo pas lipstik yang lama habis,
waktu yang kuhabiskan untuk milih warna lipstik
yang akan kubeli bisa lama banget.
bingung me-matching-kan dengan warna bibirku
sebab kalo salah pilih, pasti jadinya aneh.
Grhhmmmbbhhll!!!
sebetulnya aku bukan tipe orang yang suka dandan banget,
tapi kadang kan bosen juga lipstik warna itu-itu terus,
pengen tampak 'dewasa' dikit gitu lah :p
at least membuat wajahku keliatan lebih berwarna gitu.
daripada pucat, kayak kena anemia :D kekekekek
selama ini warna lipstik-ku standar2 aja
cenderung warna nude gitu
pink muda cerah, coklat muda, dan pink kecoklatan
yang bikin aku keliatan nyaris gak pake lipstik *duh*
jadi orang-orang yang baru tau/baru kenal
selalu aja godain aku "anak eSeMPe"
waduw waduw waduw, kok jauh amat yak?
padahal umurku banyak, hampir seperempat abad
kekekekekek
habisnya gimana, misalkan aku pakai wana merah
pasti kan mencolok (mata) sekali
rasanya umur jadi lebih tua 20 tahun :D
temenku bilang "muka lo sih, isinya bibir semua"
wahahahaha kejammmmm
warna-warna tua lainnya? whaduuh engga deh.
warna standar-ku sebenernya pink, tapi
satu merk lipstik aja warna pink-nya ada 16 macem
belum tentu aku cocok semua *sigh*
bingung nih.
jadi menurutmu, bagusnya aku pake warna apa ya?
Subscribe to:
Posts (Atom)