Friday, 5 June 2009

Balada Terong





Nama aselinya sih Balado Terong atau Terong Balado, tapi aku suka memelesetkannya menjadi Balada Terong :D [mirip nama salah satu wahana di DuFan?]. Kalau dilihat dari penampilannya, sepintas masakan ini kurang menarik ya? Tapi coba deh dimakan dengan nasi panas-panas. Hwaaa.. enaaaaakk!! ^^)/" resep ini aku dapatkan dari mbak Sam, 'Nanny' kos ku waktu kuliah di Jogja. Mari kita coba bersama memasaknya ;)

Bahan-Bahan:
Terong
Bawang Merah
Bawang Putih ~ sesuai selera, dgn komposisi bawang merah lebih banyak.
Cabe Merah ~ kalo nggak suka pedas, 3 buah saja cukup.
Terasi ~ sebaiknya dimatangkan dulu, either digoreng sebentar/dibakar
Kemiri
Tomat segar
Gula Jawa
Garam

Cara mebuat:
1. Buat sambal balado terlebih dahulu, dengan meng-uleg *apa Bahasa Indonesia sesuai EYDnya ya? Menghaluskan mungkin ya?* bahan diatas selain terong, sampai halus.

2. Kalo boleh kasih saran, sebaiknya garam ditaburkan ketika akan menghaluskan bahan yang agak kasar seperti bawang, cabe dan tomat. Garam akan membuat proses uleg-menguleg ini menjadi mudah ;)

3. Potong-potong terong sesuai selera. Biasanya kalau di rumah makan, hanya dibagi dua memanjang kan ya? Tapi kalo menurutku cara seperti itu kadang membuat bumbu balado kurang meresap. Aku biasanya memotong terong kotak-kotak memanjang kecil-kecil :) satu terong kira-kira bisa menjadi 16 potong :D

4. Goreng terong dalam minyak dengan panas cukup, kalau bisa seluruh bagian terong terendam minyak, bolak balik sampai agak lunak dengan merata (jangan sampai lunyu), lalu tiriskan.

5. Goreng sambal balado (tanpa minyak) dengan api kecil sampai matang, lalu masukan terong yang telah digoreng ke dalam gorengan sambal (sebentar saja, sampai balado nya merata). Angkat dan sajikan :)

~ balado terong ini enak sekali dimakan dengan nasi panas-panas, pasangannya kerupuk saja juga enaaaaakk kok :p Apakah kamu punya resep balado terong beda versi? sudah punya ide baru memasak untuk yang tersayangs akhir minggu ini? selamat mencoba ya :)


*Sent from My BeriBeri :D dalam rangka macet, heqeqeqe..

6 comments:

nengpuri said...

whoooooo my favorite...
ibu sering masakin ini buat aku mba
dengan olahan sambel yang beda2
tapi tetep aja enakkkkkkk

pake nasi panas2, aku bisa makan dua piring :D

tea said...

iya memang betooool..
biasanya Bapak bisa nambah sampai piring ke tiga :D atau diem-diem dicamilin se bumbu-bumbunya :D hahahaha..

kapan2 tukeran resep sama Bulik aaaahhh ^^

HERTHA PROJECT said...

Menguleg adalah aktivitas menumbuk piranti bahan makanan dengan menggunakan alat penghalus yang terbuat dari batu atau kayu dengan menggunakan alat yang biasanya berbentuk lingkaran dengan jari-jari +/- 10 cm (untuk keperluan 1 kepala keluarga, kalau untuk keperluan syukuran atau kenduri bisa lebih) dan alat ini bisa terbuat dari tanah liat atau batu. Tapi ati2 kalau dari tanah liat, kegiatan menguleg harus hati2 karena benturan dengan momentum yang keras pada alas dapat menyebabkan perpecahan alat dan balado tidak jadi dinikmati.

tea said...

@ Hertha: Whaaaawwww... thanks buat infonya ya Ta... lengkap sekaleee :D ulekanku dari batu kok :P

Anonymous said...

tie, resepmu sulit dicontek oleh pemula seperti ogut...
ga ada takarannya :(

-oe-

tea said...

@Oe: disitulah seninya Darling ;) dikira2 sambil dicicip :P Ntar kukasih yg ada takaran deh kapan2 :P tapi ukuran aku loh loh loooh. Dirimu malah udah nyoba resep yang susah2 bukaaaaannn? aiiihh.. kapan atuh kita masak bareng2? ^____*