...is its unpredictablity
***
You must be imaginative, strong hearted,
You must try things that may not work
And you must not let anyone define your limits
because of where you come from,
Your only limit is your soul
***
If You focus on what you've left behind,
you'll never be able to see what lies ahead,
Now go up and look around!
[Quoted from "Ratatouille"]
kalo baca kata-kata nya Chef Gusteau
buat Remy si Tikus imut di Ratatouille
kayaknya jadi ada yg mbengung-mbengung di kuping:
Ayo Ti! Semangatttt!!! Semangaaattttt!!
:D hehehe
Hiyaaagggghhhh! *mengikat tali dikepala*
[untuk dua hal yang berbeda itu] AKU BISA!
Sunday, 22 June 2008
Saturday, 7 June 2008
kangen aku yang dulu
...and so they said:

"senyum dong ti..."
"kamu galak amat sih ti,"
"ti, jangan songgowang. serius amat sih"
"ti, kenapa alisnya sampai berkerut gitu, nanti cepet tua loh"
"ti, gawat...! gawat...! gawat...!"
I really miss the old times,
some of the best part of me,
I think I've lost them :(
dilema. dilema. dilema
[datang lagi. selalu. kapan berentinya?]
******
ah, dengerin lagu aja ah
[klik aja judul2nya kalo ingin ikut dengerin :)
the Sundays, favoritku jaman SMP.
love their songs til now. wlp gak beken2 banget gitu,
tapi aku suka. Gitarnya keren]

"senyum dong ti..."
"kamu galak amat sih ti,"
"ti, jangan songgowang. serius amat sih"
"ti, kenapa alisnya sampai berkerut gitu, nanti cepet tua loh"
"ti, gawat...! gawat...! gawat...!"
I really miss the old times,
some of the best part of me,
I think I've lost them :(
dilema. dilema. dilema
[datang lagi. selalu. kapan berentinya?]
******
ah, dengerin lagu aja ah
[klik aja judul2nya kalo ingin ikut dengerin :)
the Sundays, favoritku jaman SMP.
love their songs til now. wlp gak beken2 banget gitu,
tapi aku suka. Gitarnya keren]
Thursday, 29 May 2008
Déjà vu
pada pernah ngerasa déjà vu nggak si?


From Wikipedia, the free encyclopedia
(Redirected from Dejavu)
Déjà vu is a French phrase meaning "already seen", and it refers to the experience of feeling sure that one has witnessed or experienced a new situation previously.
akhir-akhir ini kok aku sepertinya sering ngalamin yah,
terus nih, anehnya...
Déjà vu padaku bisa mendatangkan missing syndrome tiba-tiba.
Kenapa bisa begitu ya?
*Cengo mode ON*
Saturday, 24 May 2008
Paris Made in Japan
hemmm... pasti pada berkerenyit baca judulnya yah :D
Postingan kali ini bukan tentang Ibukotanya Perancis yang terkenal itu.
Juga bukan ngomongin negara sakura yang aku-sangat-ingin-pergi-kesana itu.
Paris yang kumaksud disini adalah..
[apa coba haiyoo. coba dong tebak dulu]
Postingan kali ini bukan tentang Ibukotanya Perancis yang terkenal itu.
Juga bukan ngomongin negara sakura yang aku-sangat-ingin-pergi-kesana itu.
Paris yang kumaksud disini adalah..
[apa coba haiyoo. coba dong tebak dulu]

Hiyaa. salah salah salah. salah semua!
yang bener, Paris yang kumaksud disini adalah nama Kain.
He euh. bahan kain yang digunakan sebagai kerudung/jilbab.
katanya si namanya kain Fual Paris asli Jepang, gituh. lucu ya? :p
pertama kali aku kenal bahan kain/jilbab ini waktu aku
masih OJT di tempat kerjaku sekarang.
pertamanya aku agak kaget melihat kainnya beserta harganya.
APAA? cuma kain polos begini doang, harganya segitu? makjaaaaaang mahalnyaaaa
--- FYI, jgn dibayangin yg mahal-mahal banget deh yah :p maklum, tahun-tahun awal ku pake jilbab, harga jilbab yang kupakai standar-standar aja gitu. Buatku gak terlalu penting harganya, murah sih hyukk ajah, asalkan nyaman dipakai dan yg penting warnanya matching dengan baju dan rapi gitu. Dulu nih, dengan harga si PARIS itu aku udah dapet jilbab sutera cantik bermotif yang haluuus banget, sampe disayang-sayang makeknya, takut lecet atau bahkan bolong kalo setrikanya kepanasan. kekekek ---

Jadi, setelah aku meng-amat-amati si Kain ini dengan seksama,
harganya menurutku cukup reasonable,
katanya si ada yang KW1, KW2, dst.. (KW=kualitas, red)
dengan beda harga 20K masing-masing KW-nya.
trus katanya lagi, kalo yang KW1 itu ada tulisannya "made in Japan"
trus biasanya yg di-wolsum hanya 2 sisi jilbab dari total 4 sisinya.
biasanya aku mbedain dari tekstur kainnya aja si. KW1 biasanya lebih halus.
dan setelah kucoba beli satu, kok jadi suka yah :)
nyaman dan enak gitu dipakainya.
Nah, mari kita bahas satu-satu keistimewaan si Paris ini:
pertama, warna-warnanya menarik.
dari warna-warna muda, warna pastel yang lembut
sampe eye catching dan bold, semua ada.
mungkin kalo kayak layar HP,
warnanya bisa 250 ribu sekian warna [ini hiperbola, jangan dianggap serius]
karna untuk satu warna aja, misalkan pink,
itu ada setiap tone warna nya, gitu. lucu2 dan cantik.
lalu, keunikan kedua:
kain jenis ini teksturnya halus tapi cepet rapi.
jadi kamu gak usah kuatir jika melipatnya menjadi segiempat kecil
untuk dimasukan kedalam tas/koper kala berpergian.
Misalnya, pas kamu pakek, dia bakal tetep rapi jali aja gitu,
tanpa disetrika ulang. biasanya jilbab dari bahan lain [apalagi sutera china]
ketika kamu lipat segitiga untuk dipakai, di
bagian kening akan ada motif tambahan berupa bekas lipatan 'menyilang',
karena sebelumnya si kain itu dilipat segi-empat, ya kan?
[blah, penting ga si cerita detil gini?]
Nah, dengan si Paris ini kejadian seperti itu nggak akan terjadi
;) Oke kan?
keunikan ketiga:
menurut cerita ibu distributor kain,
konon kain jilbab ini dipromosikan oleh wanita-wanita Arabian-Pakistan.
Umumnya mereka makeknya tinggal di-ubet gitu [bhs Indonesianya apa yah]
tanpa peniti satu pun, tapi tetep aja rapi.
Nah, ini juga sudah kubuktikan dan memang benar :D yihiiiy!
jadi si kain segi empat besar itu dilipat segitiga.
Pakaikan di kepala dengan cara melingkari wajah dengan kain,
dan pertemukan sisi kiri dan kanan kain di bawah dagu. tahan disitu.
sisa kain biarkan menjuntai dengan pajang yang sama.
Terus diapain?
nah, ambil salah satu sisi kain yang menjuntai itu,
putarkan ke sekeliling tengah kepala,
sampai si ujung sisi kain itu sampai di dagu di sisi kain itu bermula
[jangan bingung, maksudnya: kalo kamu ambil juntaian sebelah kanan,
lingkarkan di setengah kepala lalu dia akan sampai ke dagu sebelah kanan juga].
Nah, tanpa peniti, masukan ujung juntaian yang diputer tadi
kedalam lipatan kain yang ada di dagu. voila. jadi deh!
[foto step by step nya kapan2 yah. lagi nggak bagus difoto nih, halah :p]
keunikan keempat:
karna kainnya polos aja, kamu yang kreatif
bisa nambahin macem2 aksesoris manis di kain ini
disematkan bros jadi keliatan anggun,
diubet jadi pita terlihat manis,
yang suka bikin prakarya handmade,
bisa nambahin mote-mote bling bling
[yg tinggal disetrika nempel ituh]
yang suka jahit menjahit,
bisa nambahin sulaman cantik, macem-macem deh..
[bisa dibisnis-kan ituh sebenernya, aku si dah ga sempet lagi, hehehe :p]
ada beberapa temenku yang saking sukanya,
sampai mengoleksi si Paris ini berpuluh-puluh warna. ck ck ck.
Aku baru beli beberapa warna si, suka tapi nggak mengoleksi :p
buatku si warna-warna netral yang kupunya ini
cukup mudah dipadankan dengan baju-bajuku.
eh tapi aku belum punya warna abu-abu ni..
susah banget nyarinya
ada yang mau nyariin? heuheuehueheu *grin*
yang bener, Paris yang kumaksud disini adalah nama Kain.
He euh. bahan kain yang digunakan sebagai kerudung/jilbab.
katanya si namanya kain Fual Paris asli Jepang, gituh. lucu ya? :p
pertama kali aku kenal bahan kain/jilbab ini waktu aku
masih OJT di tempat kerjaku sekarang.
pertamanya aku agak kaget melihat kainnya beserta harganya.
APAA? cuma kain polos begini doang, harganya segitu? makjaaaaaang mahalnyaaaa
--- FYI, jgn dibayangin yg mahal-mahal banget deh yah :p maklum, tahun-tahun awal ku pake jilbab, harga jilbab yang kupakai standar-standar aja gitu. Buatku gak terlalu penting harganya, murah sih hyukk ajah, asalkan nyaman dipakai dan yg penting warnanya matching dengan baju dan rapi gitu. Dulu nih, dengan harga si PARIS itu aku udah dapet jilbab sutera cantik bermotif yang haluuus banget, sampe disayang-sayang makeknya, takut lecet atau bahkan bolong kalo setrikanya kepanasan. kekekek ---

Jadi, setelah aku meng-amat-amati si Kain ini dengan seksama,
harganya menurutku cukup reasonable,
katanya si ada yang KW1, KW2, dst.. (KW=kualitas, red)
dengan beda harga 20K masing-masing KW-nya.
trus katanya lagi, kalo yang KW1 itu ada tulisannya "made in Japan"
trus biasanya yg di-wolsum hanya 2 sisi jilbab dari total 4 sisinya.
biasanya aku mbedain dari tekstur kainnya aja si. KW1 biasanya lebih halus.
dan setelah kucoba beli satu, kok jadi suka yah :)
nyaman dan enak gitu dipakainya.
Nah, mari kita bahas satu-satu keistimewaan si Paris ini:
pertama, warna-warnanya menarik.
dari warna-warna muda, warna pastel yang lembut
sampe eye catching dan bold, semua ada.
mungkin kalo kayak layar HP,
warnanya bisa 250 ribu sekian warna [ini hiperbola, jangan dianggap serius]
karna untuk satu warna aja, misalkan pink,
itu ada setiap tone warna nya, gitu. lucu2 dan cantik.
lalu, keunikan kedua:
kain jenis ini teksturnya halus tapi cepet rapi.
jadi kamu gak usah kuatir jika melipatnya menjadi segiempat kecil
untuk dimasukan kedalam tas/koper kala berpergian.
Misalnya, pas kamu pakek, dia bakal tetep rapi jali aja gitu,
tanpa disetrika ulang. biasanya jilbab dari bahan lain [apalagi sutera china]
ketika kamu lipat segitiga untuk dipakai, di
bagian kening akan ada motif tambahan berupa bekas lipatan 'menyilang',
karena sebelumnya si kain itu dilipat segi-empat, ya kan?
[blah, penting ga si cerita detil gini?]
Nah, dengan si Paris ini kejadian seperti itu nggak akan terjadi
;) Oke kan?
keunikan ketiga:
menurut cerita ibu distributor kain,
konon kain jilbab ini dipromosikan oleh wanita-wanita Arabian-Pakistan.
Umumnya mereka makeknya tinggal di-ubet gitu [bhs Indonesianya apa yah]
tanpa peniti satu pun, tapi tetep aja rapi.
Nah, ini juga sudah kubuktikan dan memang benar :D yihiiiy!
jadi si kain segi empat besar itu dilipat segitiga.
Pakaikan di kepala dengan cara melingkari wajah dengan kain,
dan pertemukan sisi kiri dan kanan kain di bawah dagu. tahan disitu.
sisa kain biarkan menjuntai dengan pajang yang sama.
Terus diapain?
nah, ambil salah satu sisi kain yang menjuntai itu,
putarkan ke sekeliling tengah kepala,
sampai si ujung sisi kain itu sampai di dagu di sisi kain itu bermula
[jangan bingung, maksudnya: kalo kamu ambil juntaian sebelah kanan,
lingkarkan di setengah kepala lalu dia akan sampai ke dagu sebelah kanan juga].
Nah, tanpa peniti, masukan ujung juntaian yang diputer tadi
kedalam lipatan kain yang ada di dagu. voila. jadi deh!
[foto step by step nya kapan2 yah. lagi nggak bagus difoto nih, halah :p]
keunikan keempat:
karna kainnya polos aja, kamu yang kreatif
bisa nambahin macem2 aksesoris manis di kain ini
disematkan bros jadi keliatan anggun,
diubet jadi pita terlihat manis,
yang suka bikin prakarya handmade,
bisa nambahin mote-mote bling bling
[yg tinggal disetrika nempel ituh]
yang suka jahit menjahit,
bisa nambahin sulaman cantik, macem-macem deh..
[bisa dibisnis-kan ituh sebenernya, aku si dah ga sempet lagi, hehehe :p]
ada beberapa temenku yang saking sukanya,
sampai mengoleksi si Paris ini berpuluh-puluh warna. ck ck ck.
Aku baru beli beberapa warna si, suka tapi nggak mengoleksi :p
buatku si warna-warna netral yang kupunya ini
cukup mudah dipadankan dengan baju-bajuku.
eh tapi aku belum punya warna abu-abu ni..
susah banget nyarinya
ada yang mau nyariin? heuheuehueheu *grin*
Monday, 19 May 2008
1/4 abad itu...

I'm a year older today,
akhirnya seperempat..
[ah, gak perlu ditulis berulang-ulang yah, bosen.]
:) karna ternyata rasanya masih sama aja yah,
cuma meteran umur yang bertambah.
semoga Allah SWT selalu menjagaku dan
membimbing langkahku, terus dan terus...
semoga aku lebih bahagia dan lebih bisa memaknai hidup,
sekarang dan selamanya :) amin.
ada beberapa yang unik di tahun ini:
* Tiba-tiba aku dapat banyak hadiah, kado-kado, wlp nggak pernah pengen dikadoin apa-apa gitu. Lagian aku nggak pernah seperti ini tahun-tahun sebelumnya. hiyahiyahiyaa. Maksudnya kemarin-kemarin aku dapetnya satu-dua. kali ini [rasanya] kok jadi banyak sekali yah. Padahal udah tua begini, rasanya jadi sedikit aneh gitu. jadi inget waktu kecil. persis banget :D haha. segitu berpengaruhnya yah angka 25 itu? :p kenapa jadi kayak anak kecil lagi begini? jadi pengen ketawa sendiri... eh, bersyukur ding, bersyukur..
* Banyak teman yang udah ngucapin jauh-jauh hari. Ada yang sampai sebulan sebelumnya malah, hiyahahahaha. Tp kebanyakan umumnya karna pemberitahuan di FS ituh.. email yang "Utie's birthday is coming up...". trus langsung deh pada ngucapin :D bwahahahaha. anda tertipu...
* Doa-doa yang kuterima di setiap telpon, sms, email, dan kartu ucapan, isinya rata-rata bernada hampir sama :D [ah, gak perlu kudetil apa isinya, kalian pasti sudah bisa menebaknya, bukan?] tahun kemarin kok enggak yah? emang apa bedanya? emangnya berarti tahun ini deadline gituh? mweeeeehhhhh. [eh, itu berarti doa ding yah? amin deh, amin.. *terpaksa gitu*]
* Hari yang sangat hectic, ngurusin macem-macem, juga persiapan tugas-ku hari Rabu s.d Jumat besok. Perutku rasanya seperti diaduk-aduk. Antara seneng, deg-deg-an, cemas, sibuk, seneng, sibuk banget, sibuk, sibuk, deg-deg-an, cemas, cemas [lah?]
Dari semua kejadian dari jam 00.00 tadi pagi sampai malam ini,
baru sadar ternyata seharian ini aku
mencemaskan hal-hal yang kalok dipikir lagi berkali-kali,
sesungguhnya bener-bener nggak penting.
[ini kebiasaan buruk yang sulit diubah. Hiyaaaaaggghhh! harus bisa b-e-r-u-b-a-h!]
Dari semua yang aku dapet hari ini... DOA adalah yang terBaik,
jadi.. terimakasih buat semua yang sudah mendoakan yah :)
sayang kalian semua *hugs*
Subscribe to:
Posts (Atom)