
"kamu nunggu dijemput, Ti?"
tanya salah satu analis senior beda divisi,
ketika melewati cubicle-ku untuk beranjak pulang.
heran masih melihatku duduk anteng didepan tumpukan kertas.
gila aja aku mau pulang jam segini,
dokumen2 yang datang membabi-buta ini
mau dikerjain kapan kalo gak dicicil sore-sore gini?
saat aku bisa mengerjakan dengan lebih fokus, tanpa gangguan.
"uh, eh, enggak Bu, nunggu temen bareng aja"
(dalam hati: nanti didepan gerbang pasti ketemu banyak temen, maksudnya :p)
"Ooo..."
aku menghela napas lega, semoga nggak ada komentar lebih lanjut.
sbenernya nggak enak juga si, habisnya aku bingung
udah sering ditanya begini dan merasa udah menjawab yang sebenarnya,
tapi terus dibilang terlalu rajin, kan nggak enak juga yah.
beliau melewatiku sambil senyum,
selangkah, dua langkah, kemudian..
"enak ya masih single, belum ada tanggungan.
tapi nggak baik juga loh, anak gadis pulang malam-malam."
...
tweww wew wew
yah, salah lagi...
2 comments:
kalo gitu pulang pagi ajah kekeke...
:P Heeeyyy,
kalo aku pulang pagi musti lompat pager, itu juga tak baik, anak-gadis-pulang-pagi-ditambah-lompa-pager :D
Post a Comment